
Pau Cubarsi mengkritik performa Barcelona setelah kekalahan 4-1 dari Sevilla. (IMAGO/Pressinphoto)
JawaPos.com–Pau Cubarsi menunjukkan rasa frustrasi ketika berbicara kepada media setelah kekalahan memalukan Barcelona 4-1 dari Sevilla akhir pekan lalu. Dia mengkritik performa Blaugrana secara keseluruhan dan kurangnya intensitas di lapangan.
Pau Cubarsi tampak marah saat meninggalkan lapangan setelah kekalahan memalukan tersebut. Wonderkid 18 tahun ini kemudian memberikan evaluasi yang jujur tentang performa rekan setimnya di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan.
“Kami (Barca) pulang dengan perasaan yang buruk. Di babak pertama, mereka (Sevilla) benar-benar mengungguli kami dan kami tidak bermain dengan intensitas yang dibutuhkan lapangan ini,” buka Cubarsi kepada Mundo Deportivo.
“Kami membaik di babak kedua, tetapi kami melewatkan beberapa peluang di depan gawang dan mereka tidak mengampuni (performa jelek) kami. Kami bermain dengan lesu, tidak ada alasan (dari kekalahan ini)," imbuh dia.
“Saat-saat (ketika Sevilla mencetak gol) dimulai dari lini depan, kami perlu kembali menekan seperti yang kami lakukan musim lalu, kami sudah rileks dan ini tidak boleh terjadi (lagi). Tidak perlu membuang segalanya," tutur dia.
Barcelona kebobolan empat gol dalam satu pertandingan La Liga untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun terakhir. Tim asuhan Hansi Flick kurang intensitas, kohesi, kejelasan, dan kualitas penguasaan bola.
Sementara Sevilla berhasil memanfaatkan kekurangan Blaugrana, tetapi sebagian besar kesalahan disebabkan oleh masalah oleh tim Catalunya itu tersebut. Meskipun mendapat pukulan telak, Cubarsí menegaskan tidak ada waktu untuk berlarut-larut dalam kekalahan.
"Perasaan kami di La Liga sejauh ini bagus. Saya pikir kami seharusnya tidak mendramatisir apa yang terjadi di lapangan ini, tetapi kami tidak boleh kehilangan poin seperti itu. Kami harus menatap masa depan dan memperbaiki kesalahan yang kami buat,” tutur Cubarsi.
Setelah jeda internasional bulan Oktober, Barcelona pimpinan Flick akan menjamu Girona pada Sabtu (18/10). Titik tersebut akan menjadi batu loncatan Cubarsi dan rekan setimnya bangkit dari dua kekalahan beruntun.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
