
Curtis Jones masuk daftar kelam Liverpool (dok. Liverpoool)
JawaPos.com - Liverpool harus menelan kekalahan perdana di Liga Champions saat menghadapi Galatasaray. Laga yang berakhir dengan skor 0-1 tersebut dimainkan di RAMS Park, Rabu (1/10/2025).
Mengalami kekalahan meski menguasai permainan, memang sangat mengecewakan bagi para pemain Liverpool. Curtis Jones menilai bahwa Galatasaray sangat mengandalkan permainan fisik dan mendapatkan banyak dukungan dari para suporternya.
"Tentu saja selalu sulit ketika kalah. Tapi saya pikir para pemain bermain bagus. Ada hal-hal positif dari keseluruhan pertandingan."
"Di babak kedua, mereka hanya bermain blok rendah dan itu sulit. Tim ini juga bermain fisik dan para penggemar mendukung mereka sepanjang malam. Pertandingan itu sulit, tapi kami akan berusaha lagi," ucap Curtis Jones setelah pertandingan dikutip dari laman resmi Liverpool, Rabu (1/10/2025).
Pemain yang dimainkan sejak menit pertama oleh Arne Slot ini mengaku kerja samanya dengan Ryan Gravenberch dan Florian Wirtz sudah berjalan dengan baik. Sayangnya, Liverpool tidak bisa melakukan banyak tembakan ke arah gawang dan mencetak gol.
"Ada hal-hal positif ketika mereka datang dan menekan, di mana saya, Ryan [Gravenberch], dan Flo [Wirtz] bermain terus, berbalik, dan maju. Namun, kami ingin lebih banyak tembakan dan tentu saja lebih banyak gol," kata Curtis Jones.
Gelandang 24 tahun tersebut merasa kekalahan yang dialami Liverpool merupakan cara mereka untuk bangkit kembali.
Curtis Jones juga mengatakan bahwa The Reds mustahil untuk selalu memenangkan pertandingan.
"Itu hanya bagian dari permainan. Saya selalu mengatakannya, Anda pasti gila jika berpikir bisa memenangkan setiap pertandingan. Tentu saja Anda ingin kalah, tetapi kenyataannya tim lawan kami adalah tim kelas dunia, dan wajar jika Anda kalah – itu hanya cara untuk bangkit kembali," ujar Jones.
Liverpool juga akan menghadapi laga yang tidak kalah penting saat menghadapi Chelsea, Sabtu (4/10/2025). Pada laga itu, Jones menegaskan bahwa dia dan rekan setimnya akan segera bangkit.
"Kami punya pertandingan besar tiga hari lagi, jadi kami harus berjuang lagi. Para pemain harus tetap tenang, tidak apa-apa, itu bagian dari itu."
"Kekalahan memang tidak baik, tapi menurutku tidak apa-apa karena kita hanya perlu tetap tenang. Semuanya akan berubah, tentu saja," pungkas Curtis Jones.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022