
Sergio Busquets dan Sergio Ramos. (Dok. Instagram/@sergioramos)
JawaPos.com - Sergio Busquets mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola profesional pada usia 37 tahun. Kabar itu ia sampaikan melalui sebuah video yang dirilis di media sosial, menandai akhir perjalanan panjang seorang gelandang yang telah menjadi ikon di Barcelona, timnas Spanyol, hingga Inter Miami.
Tak lama setelah pengumuman itu, Sergio Ramos, rekan sekaligus rival Busquets di banyak kesempatan, menuliskan pesan khusus. Melalui akun media sosialnya, Ramos menggambarkan Busquets sebagai sosok yang luar biasa di lapangan, namun tetap rendah hati di luar pertandingan.
"Busi, kamu adalah definisi bagaimana menjadi luar biasa tanpa berhenti menjadi pria yang normal. Rival di sebagian besar waktu, rekan setim di banyak waktu lainnya, kamu selalu menonjol karena sepak bolamu yang berkelas, visi, dan kualitas, serta caramu yang rendah hati dan otentik," tulis Ramos, dikutip melalui laman Mundo Deportivo, Jumat (26/9).
"Sepak bola kehilangan salah satu gelandang tengah paling cemerlang yang pernah bermain denganku, tetapi kamu pergi dengan pengakuan dan rasa terima kasih dari semua yang pernah hidup bersamamu dan dari semua yang mencintai olahraga ini," lanjutnya.
"Terima kasih telah menjadi pemain hebat, rekan setim yang hebat, dan teman yang hebat. Aku berharap yang terbaik untuk fase barumu. Salam hangat, brother," tutup pesannya.
Busquets dan Ramos pernah berbagi ruang ganti di tim nasional Spanyol. Bersama generasi emas La Roja, keduanya mengangkat trofi Piala Dunia 2010 serta Euro 2012. Hubungan itu menjadikan ucapan Ramos terasa istimewa, mengingat keduanya juga kerap berhadapan dalam persaingan sengit Barcelona dan Real Madrid di La Liga.
Selama kariernya di Barcelona, Busquets tampil lebih dari 700 pertandingan resmi. Ia meraih sembilan gelar La Liga, tiga trofi Liga Champions, serta berbagai gelar domestik dan internasional lainnya. Di tim nasional Spanyol, ia mencatat 143 penampilan, dua kontribusi gol dan sembilan assist.
Pada Juli 2023, Busquets memutuskan melanjutkan perjalanan ke Amerika Serikat bersama Inter Miami. Di klub MLS itu, ia kembali bermain bersama Lionel Messi dan Jordi Alba, hingga akhirnya memilih menutup karier di sana.
Dengan pengumuman ini, dunia sepak bola menutup bab penting dari kisah seorang gelandang yang selama lebih dari satu dekade dikenal karena ketenangan, kecerdasan, dan kontribusinya terhadap permainan. Pesan Ramos menjadi salah satu potret penghormatan terhadap perjalanan panjang Busquets yang penuh dedikasi.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
