Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 September 2025 | 17.25 WIB

Kecelakaan Sepeda Hingga Patah Tulang Selangka, Luis Enrique Dilarikan ke Rumah Sakit dan Jalani Operasi

Pelatih PSG, Luis Enrique. (Istimewa)

JawaPos.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, dilarikan ke rumah sakit pada Jumat, (5/9), setelah mengalami kecelakaan saat bersepeda. Insiden tersebut membuat Enrique harus mendapatkan perawatan medis darurat sebelum akhirnya diputuskan untuk menjalani operasi.

Menurut keterangan resmi klub, Enrique mengalami patah tulang selangka akibat terjatuh dari sepeda. Setelah mendapatkan pertolongan pertama, ia segera dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tim medis kemudian memastikan bahwa operasi diperlukan guna memperbaiki cedera tersebut.

"Setelah terjatuh akibat bersepeda Jumat ini, pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, dilarikan ke unit gawat darurat dan akan menjalani operasi patah tulang selangka," tulis PSG dikutip melalui akun X klub, Sabtu (6/9).

"Paris Saint-Germain ingin menyampaikan dukungan penuhnya kepada Luis Enrique dan mendoakan kesembuhannya. Klub akan segera menyampaikan informasi lebih lanjut," lanjut PSG.

Cedera patah tulang selangka umumnya membutuhkan waktu pemulihan sekitar enam hingga delapan minggu. Selama periode tersebut, pasien biasanya menggunakan alat penyangga dan menjalani program rehabilitasi agar bisa kembali beraktivitas normal.

Dengan kondisi tersebut, kehadiran Luis Enrique di pinggir lapangan untuk mendampingi PSG pada pertandingan-pertandingan mendatang, termasuk laga Ligue 1 melawan Lens dan Liga Champions menghadapi Atalanta, masih diragukan. Klub belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai siapa yang akan memimpin tim sementara dalam masa pemulihan sang pelatih.

Dilansir melalui laman Diario Sport, selama masanya memimpin tim Azulgrana, sangat umum bagi Enrique dan asistennya, Juan Carlos Unzue, untuk bersepeda saat tim sedang libur. Pantai Garraf, antara Castelldefels dan Sitges, biasanya menjadi salah satu rute favorit bagi para pelatih.

Di luar rutinitas tersebut, Enrique juga dikenal sebagai sosok yang aktif mengikuti ajang balap sepeda ekstrem. Ia pernah ambil bagian dalam Cape Epic di Afrika Selatan, yang dijuluki sebagai lomba sepeda gunung paling menantang di dunia. Dalam edisi 2023, ia menuntaskan delapan hari perlombaan dengan total jarak 658 kilometer serta 15.500 meter tanjakan. Itu menjadi kali ketiganya mengikuti ajang tersebut, setelah sebelumnya berpartisipasi pada 2013 bersama Unzué, dan pada 2018 bersama Tomas Latorre.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore