Skuad Tim Jerman dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Slovakia. (Instagram @dfb_team)
JawaPos.com – Timnas Jerman harus menerima kekalahan mengejutkan 0-2 dari Slovakia pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.
Hasil tersebut bukan hanya memutus catatan apik Jerman dalam laga tandang kualifikasi, tetapi juga menambah tekanan bagi pelatih Julian Nagelsmann.
Berikut 7 fakta yang membuat Jerman gagal meraih poin pada kualifikasi Piala Dunia 2026 saat menghadapi Slovakia, seperti dilansir dari laman ESPN pada Sabtu, (6/9).
Sebelum laga ini, Jerman tidak pernah kalah dalam 52 pertandingan tandang kualifikasi Piala Dunia. Namun, catatan emas itu runtuh di Bratislava dengan kekalahan pertama mereka. Kekalahan ini juga menjadi yang keempat dari total 104 pertandingan kualifikasi. Secara historis, ini menandai titik terburuk dalam perjalanan kualifikasi Jerman selama lebih dari satu abad.
Slovakia memanfaatkan dua blunder pertahanan Jerman untuk mencetak gol. Gol pertama datang ketika Antonio Rüdiger salah membaca umpan sehingga membuka ruang bagi David Strelec. Kesalahan itu berlanjut dengan lemahnya penjagaan terhadap Dávid Hancko yang mampu melepaskan tembakan bebas. Gol kedua juga lahir dari kelengahan lini belakang yang tidak mampu mengantisipasi pergerakan Strelec.
Pelatih Julian Nagelsmann menilai timnya tidak cukup emosional dan minim tekad untuk menang. Ia bahkan mengaku mungkin harus memilih pemain yang lebih berdedikasi ketimbang hanya mengandalkan kualitas teknis. Nagelsmann menilai sikap mental para pemain jauh dari standar kompetitif. Hal ini membuat Jerman tidak tampil penuh determinasi menghadapi lawan yang justru lebih termotivasi.
Nick Woltemade, penyerang muda yang dipasang sejak awal, tidak mampu memberikan kontribusi berarti. Penampilannya dinilai mengecewakan karena hanya sedikit terlibat dalam serangan. Sundulannya pun tidak tepat sasaran sehingga peluang emas terbuang sia-sia. Harapan untuk menemukan sosok ujung tombak baru pupus di laga penting ini.
Meski menguasai bola lebih banyak, Jerman kesulitan membongkar pertahanan Slovakia. Florian Wirtz sebenarnya berpeluang mencetak gol setelah menunjukkan aksi individu apik, tetapi gagal menuntaskannya. Peluang lain yang didapat Leon Goretzka dan Maximilian Mittelstädt juga bisa dimentahkan kiper lawan. Ketidakmampuan mengubah dominasi menjadi gol membuat Jerman semakin frustrasi.
Slovakia tampil penuh kedisiplinan dan memanfaatkan setiap celah yang ada. Dari sayap, Leo Sauer mampu memberikan ancaman nyata dan hampir mencetak gol di awal pertandingan. Martin Dúbravka juga tampil gemilang dengan serangkaian penyelamatan penting. Efektivitas serangan dan solidnya pertahanan membuat Slovakia pantas meraih kemenangan bersejarah.
Kekalahan ini membuat posisi Jerman semakin sulit di klasemen kualifikasi. Untuk lolos langsung, mereka wajib memenangkan lima laga tersisa. Jika gagal, Jerman harus menempuh jalur playoff yang penuh risiko. Situasi ini memberi tekanan besar bagi Nagelsmann dan skuadnya untuk segera bangkit.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022