Didier Drogba dan Frank Lampard merayakan kemenangan melawan SSC Napoli di Stamford Bridge, 14 Maret 2012. (Clive Rose/Getty Images)
JawaPos.com - Frank Lampard memulai perjalanan sepak bola profesional di West Ham United, tetapi tak berjalan mulus. Dirinya sering dicemooh oleh para penggemar lantaran menuduhnya mendapatkan tempat karena nepotisme bukan bakatnya.
Frank Lampard membuktikan dirinya berhasil membungkam kritik dengan kerja keras dan konsistensi luar biasa, bahkan layak berada di tim utama West Ham United.
Keputusan besar dalam hidup Lampard saat kepindahannya ke Chelsea pada 2001, awalnya tidak langsung menjadi bintang, tetapi dirinya perlahan-lahan tumbuh menjadi jantung permainan Chelsea, terutama setelah kedatangan Roman Abramovich.
"Dia membawa piala ini ke tempat yang luar biasa dan dia pantas mendapatkannya lebih dari siapa pun" ujar Lampard mengenai Abramovich setelah meraih gelar Liga Champions.
Bersama The Blues, Frank Lampard meraih berbagai trofi prestisius dari tiga gelar Liga Premier, empat Piala FA dan puncaknya memenangkan Liga Champions Eropa pada tahun 2012 di Munich.
Momen tersebut menjadi sangat emosional bagi Lampard, karena dirinya dipercaya menjadi kapten tim di final, mengukuhkan perannya sebagai pemimpin sejati di dalam maupun di luar lapangan.
"Kami berjuang malam ini, kadang-kadang tidak indah tetapi Anda tahu apa dari posisi kami di musim ini, kami tidak akan pernah bermain sepak bola yang indah di pertandingan ini" ujar Frank Lampard. "Kami baru saja memenangkan liga champions ini luar biasa," tambahnya.
Memiliki khas permainan elegan, terutama tendangan jarak jauhnya yang menjadi "senjata" andalan untuk mencetak gol-gol penting dari lini kedua. Pencapaian luar biasa sebagai seorang gelandang.
Menegaskan Lampard bukan hanya sekadar pemain atau legenda, tetapi dirinya merupakan simbol kesetiaan, keberanian, dan jiwa dari Chelsea.
Kisahnya terukir di Stamford Bridge mengajarkan bahwa kesuksesan tidaklah lurus, melainkan penuh perjuangan, dan keberanian untuk percaya serta mencintai itulah membuat dirinya abadi.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
