Striker Manchester City, Erling Haaland. (IMAGO/Xinhua)
JawaPos.com – Ujung tombak Manchester City, Erling Haaland, mengungkapkan bahwa dirinya sangat terbuka terhadap kemungkinan pindah ke Liga Utama Amerika Serikat (MLS) di masa mendatang.
Haaland saat ini tumbuh sebagai salah satu striker terbaik di dunia. Selama musim yang kurang memuaskan bersama The Citizens, striker timnas Norwegia ini menyelesaikan musim 2024/2025 dengan 22 gol di liga, lebih banyak daripada pemain lain di lima divisi teratas Eropa.
City tidak ragu dengan bakat pemain andalan mereka ini, mengikatnya dengan kontrak yang memecahkan rekor dan baru akan berakhir pada 2034 mendatang. Saat itu, Haaland baru akan berusia 34 tahun, empat tahun lebih muda dari legenda MLS saat ini, Lionel Messi.
Ketika membahas prospek mengikuti jejak kapten Inter Miami tersebut dan pelopor bintang Eropa pindah ke Amerika Serikat, David Beckham, Haaland membuka lebar-lebar peluangnya tersebut.
"Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Apa yang dilakukan Messi sekarang sungguh luar biasa. Begitu pula dengan apa yang dilakukan Beckham, sungguh menakjubkan,” ujarnya kepada majalah Time.
Bekas pemain Borussia Dortmund ini berkesempatan melihat langsung penggemar sepak bola lokal Amerika selama Piala Dunia Antarklub musim panas ini. Meskipun tersingkir lebih awal di babak 16 besar, Haaland mengambil beberapa hal positif dari kunjungannya.
"Saya tidak tahu saya terkenal di Amerika Serikat. Semua orang tahu siapa saya,” imbuh striker berusia 25 tahun ini.
Ketenaran Haaland hanya akan meroket jika ia bergabung dengan liga utama negaranya. Namun, kontrak panjang yang baru ditandatangani di City mencegah kepindahannya dalam waktu dekat.
Tidak lazim bagi pemain seusianya dan memiliki kualitas seperti striker dengan tinggi 195 cm ini untuk mengikatkan diri pada satu klub dalam jangka waktu yang begitu lama. Namun, bagi superstar City ini, berasa normal.
"Hal ini terasa sangat normal bagi saya. Mereka sangat percaya pada saya. (Saya) merasakan firasat baik di dalam diri saya saat ini," jelasnya.
Keyakinan itu berlaku dua arah. Manchester City saat ini tengah terlibat dalam pertarungan hukum yang sedang berlangsung dengan Liga Inggris terkait ratusan dugaan pelanggaran peraturan keuangan.
Jika klub tersebut terbukti bersalah atas pelanggaran paling serius, mereka akan menghadapi berbagai hukuman berat, termasuk degradasi. The Citizens selalu dengan tegas menyatakan bahwa mereka sama sekali tidak bersalah.
Haaland mengakui bahwa putusan pelanggaran tersebut merupakan topik pembicaraannya dengan petinggi klub sebelum ia menandatangani kontrak panjang berdurasi sepuluh tahun itu pada 2024 lalu.
"Saya sudah bicara dengan para petinggi dan akhirnya, saya percaya pada mereka. Situasi ini sangat sulit bagi saya, bahkan untuk sekadar duduk dan membicarakannya, karena saya tidak benar-benar terlibat.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
