
Kyle Walker. (Dok. AC Milan)
JawaPos.com–Kisah panjang Kyle Walker bersama Manchester City resmi berakhir. Namun perjalanannya di Premier League masih berlanjut.
Bek kanan berusia 35 tahun itu memulai babak baru bersama Burnley, klub promosi yang siap mengandalkannya sebagai pilar pengalaman di musim yang penuh tantangan.
Namun di balik kepindahannya ke Turf Moor, muncul sejumlah catatan miring. Walker, yang sebelumnya dianggap sebagai salah satu bek kanan terbaik dalam sejarah Liga Inggris, kini mulai diragukan bisa mempertahankan performa di level tertinggi.
Menurut Steven McInerney, jurnalis dan pengamat Manchester City dari kanal Esteemed Kompany, Burnley patut berhati-hati terhadap kelemahan tersembunyi dari Walker. Terutama dalam aspek reaksi dan posisi bertahan.
Walker menutup kiprah di Etihad Stadium setelah delapan musim penuh trofi. Total dia mencatat lebih dari 300 penampilan dan mempersembahkan 18 trofi. Termasuk enam gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions, yang diraih dalam musim treble bersejarah 2022–2023.
McInerney menyatakan, Walker layak diganjar predikat sebagai bek kanan terbaik sepanjang sejarah Manchester City, bahkan mungkin sepanjang sejarah Premier League. Namun, kepergian sang pemain tergolong sangat pahit.
“Walker pergi lewat pintu belakang,” ujar Steven McInerney kepada Sports Mole.
“Banyak hal terjadi di luar lapangan. Guardiola kabarnya kecewa karena Walker, yang saat itu menjabat kapten, justru meminta keluar di tengah musim,” imbuh dia
Setelah dipinjamkan ke AC Milan pada paruh kedua musim lalu, yang performanya juga tidak terlalu mencolok, Walker akhirnya sepakat bergabung dengan Burnley secara permanen dengan kontrak dua tahun.
City kabarnya akan menerima bonus 5 juta Pounds jika Walker tampil dalam 70 persen pertandingan Burnley dan klub itu bertahan di Premier League.
McInerney menyebut bahwa performa City dalam satu dekade terakhir tidak akan mungkin tercapai tanpa kontribusi Walker.
“Dia adalah cheat code. Kecepatan absurdnya membuat sistem pertahanan tinggi City bisa berjalan sempurna,” papar Steven McInerney
Walker disebut sering memenangi duel satu lawan satu melawan pemain top dunia macam Neymar, Mbappe, hingga Vinicius Junior. Bahkan, beberapa pemain itu menyebut Walker sebagai lawan terberat sepanjang karir mereka.
Namun, seiring bertambah usia, ketergantungan Walker pada kemampuan fisik mulai menjadi masalah.
“Dia bukan bek yang paling pintar secara posisi, tapi dia bisa menutupinya karena punya kecepatan luar biasa,” kata McInerney.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
