
Jamie Gittens. (Dok. BVB)
JawaPos.com–Chelsea kembali bergerak agresif di bursa transfer musim panas. Setelah mendatangkan Liam Delap, kini klub asal London Barat itu resmi mengamankan jasa winger muda berbakat milik Borussia Dortmund Jamie Bynoe-Gittens.
Gittens diboyong dengan nilai transfer 55 juta pounds setelah negosiasi yang cukup alot. Borussia Dortmund awalnya menolak tawaran sebesar 42 juta pounds, namun akhirnya luluh setelah Chelsea menaikkan penawaran mereka mendekati angka yang diinginkan klub Jerman tersebut, yakni 60 juta pounds.
Kedatangan Gittens menjadi bagian dari rencana jangka panjang pelatih anyar Enzo Maresca yang tengah merombak skuad untuk bersaing di Premier League musim 2025/26.
Chelsea baru saja memastikan tiket ke perempat final Piala Dunia Antarklub (CWC) setelah mengalahkan Benfica 4-1 dalam laga dramatis yang diwarnai penundaan 113 menit akibat cuaca buruk. Mereka kini bersiap menghadapi Palmeiras untuk memperebutkan satu tempat di semifinal.
Namun di balik kesuksesan itu, manajemen klub tetap fokus menata kekuatan untuk musim depan. Enzo Maresca ingin momentum ini menjadi batu loncatan bagi timnya untuk bangkit dan menantang dominasi Liverpool.
Setelah berhasil mendatangkan Delap dari Manchester City, fokus Chelsea beralih ke sektor sayap. Dan Gittens, pemain muda eksplosif milik Dortmund, jadi nama terdepan yang berhasil diamankan.
Jamie Bynoe-Gittens adalah pemain berusia 20 tahun yang dikenal sebagai salah satu winger paling menjanjikan dari Inggris. Dia biasa beroperasi di sisi kiri serangan, memanfaatkan kecepatannya untuk menusuk dari sisi luar ke dalam.
Statistik mencatat kecepatan lari Gittens di Bundesliga musim lalu mencapai 35,96 km/jam, bahkan lebih cepat dibandingkan Leroy Sane (35,31 km/jam) dan hanya kalah dari Karim Adeyemi di skuad Dortmund.
Sepanjang musim 2024/25, Gittens mencetak 8 gol dan memberikan 3 assist dari total 1.776 menit bermain di liga setara dengan kurang dari 20 pertandingan penuh. Dia juga sempat mencuri perhatian setelah mencetak gol ke gawang tim-tim besar seperti Real Madrid, Bayern Munich, Eintracht Frankfurt, dan Leverkusen.
Kemampuan teknis dan kecepatannya membuatnya dijuluki sebagai penyerang sayap masa depan Inggris. Namun bukan berarti Gittens tanpa catatan.
Meski punya potensi luar biasa, Gittens bukan tanpa cela. Dalam 24 pertandingan terakhirnya bersama Dortmund di semua kompetisi musim lalu, dia hanya mencetak 1 gol dan tak mencatatkan assist sama sekali. Penurunan produktivitas itu menjadi sinyal bahwa pemain muda ini masih belum sepenuhnya konsisten.
Pelatih Enzo Maresca menyadari hal itu. Kemungkinan besar Gittens tak akan langsung menjadi starter reguler di musim perdana bersama Chelsea.
Dengan keberadaan Pedro Neto dan Noni Madueke, Maresca punya cukup amunisi di sektor sayap. Strategi terbaik mungkin adalah merotasi Gittens agar dia bisa beradaptasi dengan intensitas Premier League tanpa tekanan berlebihan.
Chelsea memang sedang dalam masa transisi. Banyak pemain muda sedang diberi kepercayaan, namun ekspektasi tetap tinggi. Karena itu, pengembangan Gittens perlu dilakukan dengan cermat.
Proyek Chelsea pasca era Graham Potter dan Mauricio Pochettino kini benar-benar terlihat mulai disusun ulang oleh Enzo Maresca. Klub tak lagi hanya membeli pemain dengan nama besar, melainkan juga talenta muda dengan potensi besar.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
