
Trofi Piala Dunia Antar klub. (dok. Instagram)
JawaPos.com-Inter Milan memastikan satu tiket ke babak 16 besar Piala Dunia klub 2025 usai menundukkan wakil Argentina, River Plate, 2-0 di Stadion Lumen Field, Kamis dini hari WIB (26/6). Meski tampil kurang meyakinkan sepanjang fase grup, kemenangan ini menjadi momen penting bagi Nerazzurri untuk bangkit dan bersiap menghadapi ujian lebih berat.
Mereka akan menghadapi Fluminense di fase gugur. Sebaliknya, bagi River Plate, hasil ini menjadi akhir tragis dari perjalanan mereka. Tampil menekan sejak awal dan menguasai jalannya laga selama 20 menit pertama, mereka justru harus pulang lebih cepat karena gagal memanfaatkan dominasi menjadi gol.
River Plate memulai pertandingan dengan intensitas tinggi, seolah ingin menegaskan bahwa mereka bukan sekadar underdog di hadapan raksasa Italia. Pressing ketat, duel keras di lini tengah, serta upaya menutup jalur umpan Inter dilakukan dengan presisi tinggi. Inter nyaris tidak diberi kesempatan mengembangkan permainan.
Namun seperti banyak kisah di sepak bola, dominasi tanpa hasil tak ada artinya. Tim asuhan Marcelo Gallardo gagal menciptakan peluang berbahaya. Dan begitu Inter mulai menemukan ritme mereka, situasi perlahan berbalik.
Selepas 20 menit pertama yang penuh tekanan dari River, Inter Milan mulai menunjukkan ketenangan. Penampilan solid dari gelandang muda Kristjan Asllani dan kreativitas Nicolo Barella menjadi titik balik permainan.
Di menit ke-25, Barella menyodorkan umpan tarik yang hampir dikonversi Francesco Pio Esposito, namun disapu Martinez Quarta dengan aksi heroik. Lini belakang Inter, yang sempat kewalahan di awal, mulai menemukan kestabilan.
Sommer tampil tenang menghadapi tembakan Mastantuono, sementara Lautaro Martinez beberapa kali menebar ancaman meski belum membuahkan hasil.
Memasuki babak kedua, Inter tampil jauh lebih agresif. Lautaro bahkan nyaris membuka skor saat tembakannya membentur tiang gawang. Armani, kiper River, harus jatuh bangun menahan gempuran Inter yang makin konsisten.
Namun petaka benar-benar datang bagi River Plate ketika Martinez Quarta diganjar kartu merah langsung karena menjatuhkan Mkhitaryan yang punya peluang emas. Bermain dengan 10 orang, lini belakang River mulai kehilangan disiplin.
Tak lama berselang, Inter memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Luka Sucic mengirimkan umpan cerdas yang disambut Esposito. Pemain muda ini melewati hadangan bek lawan dan menceploskan bola dengan tenang ke gawang Armani, gol pembuka yang layak ditunggu-tunggu.
River mencoba merespons. Meza dan Colidio masing-masing punya peluang, namun sepakan mereka tak mengarah ke sasaran atau terlalu lemah bagi Sommer.
Di masa tambahan waktu, Inter menutup laga dengan gol indah dari Alessandro Bastoni. Bek tengah ini menunjukkan flair ala playmaker. Melewati dua pemain bertahan sebelum menyelesaikannya dengan sontekan cantik. Skor akhir 2-0, dan tiket ke 16 besar pun jadi milik Inter.
Meski menang dan lolos, performa Inter belum sepenuhnya meyakinkan. Tekanan hebat dari River Plate di awal laga menjadi peringatan bahwa masih banyak pekerjaan rumah bagi Cristian Chivu selaku pelatih kepala.
Apalagi lawan berikutnya, Fluminense, adalah tim yang penuh kejutan dan terbukti tangguh di fase grup. Tim asal Brasil itu dikenal punya kombinasi teknik tinggi dan daya tahan fisik yang mumpuni, sesuatu yang akan menguji benar ketahanan Inter di fase knockout.
Chivu perlu memastikan para pemainnya bermain dengan intensitas penuh sejak menit awal, bukan sekadar bertahan dan menunggu momen seperti di laga ini. Pemain seperti Esposito dan Barella memang jadi sorotan positif, namun Inter tak bisa bergantung pada momen individu semata jika ingin melangkah jauh di turnamen ini.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
