
Pertandingan Boca Juniors melawan Benfica di piala dunia antar klub 2025. (@bocajrs/Instagram)
JawaPos.com-Pertandingan perdana grup Piala Dunia Antar Klub 2025 antara Boca Juniors dan Benfica menghadirkan drama panas sejak awal hingga akhir. Laga di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, pada Senin (17/6) pagi WIB, berakhir imbang 2-2.
Tiga kartu merah dan atmosfer pertandingan luar biasa dari suporter. Dilansir dari ESPN, Boca Juniors dan Benfica mempersembahkan laga klasik pertama di Piala Dunia Antar klub 2025. Ribuan pendukung Boca memadati tribun stadion, menjadikan Miami Gardens seolah markas kedua bagi tim asal Argentina tersebut.
Boca tampil agresif sejak awal. Miguel Merentiel membuka keunggulan di menit ke-21 setelah berhasil mengecoh kiper Benfica Anatoliy Trubin. Gol kedua datang dari Rodrigo Battaglia yang menggandakan skor untuk Boca.
Namun, tekanan intens dari suporter dan permainan keras di lapangan berdampak negatif. Benfica memperkecil ketertinggalan lewat penalti Angel Di Maria, menyusul pelanggaran di dalam kotak terlarang.
Pertandingan semakin memanas. Ander Herrera (Boca) dan Andrea Belotti (Benfica) sama-sama diganjar kartu merah, membuat kedua tim harus menyesuaikan taktik. Ketegangan memuncak di babak kedua saat Nicolas Otamendi, bek Benfica yang juga dikenal sebagai fan River Plate (rival abadi Boca) menyamakan skor menjadi 2-2.
Gol ini membuat pendukung Boca terdiam, terkejut dengan kenyataan di depan mata mereka. Menjelang akhir laga, Jorge Figal (Boca) juga dikartu merah, menyamakan jumlah pemain di lapangan menjadi 10 vs 10. Total tiga kartu merah dan banyak momen emosional mewarnai pertandingan penuh intensitas ini.
Hasil imbang 2-2 menjadi akhir dramatis untuk laga pembuka antara Boca Juniors dan Benfica di Piala Dunia Antar klub 2025. Dengan atmosfer luar biasa dari suporter dan drama di dalam lapangan, pertandingan ini telah mencetak sejarah sebagai laga klasik perdana turnamen.
Perjalanan kedua tim masih panjang dan laga ini menjadi penanda bahwa kompetisi tahun ini akan berlangsung panas dan penuh kejutan.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
