Aksi Lionel Messi berhadapan dengan James Rodriguez di tengah laga panas Argentina vs Kolombia. (Sport Bible)
JawaPos.com - Dalam laga panas kualifikasi Piala Dunia antara Argentina dan Kolombia, sorotan tak hanya tertuju pada gol-gol yang tercipta, melainkan juga pada konfrontasi sengit dua bintang besar Amerika Selatan antara Lionel Messi dan James Rodriguez.
Lionel Messi, yang selama ini dikenal sebagai sosok tenang dan pemimpin berkelas, tampak kehilangan kesabarannya saat berhadapan langsung dengan James Rodriguez di tengah pertandingan. Insiden ini menjadi sorotan tajam, memperlihatkan betapa besarnya tekanan dan kebanggaan yang dipertaruhkan dalam duel dua raksasa sepak bola Amerika Latin tersebut.
Menurut laporan dari TyC Sports, Messi melayangkan protes keras kepada James terkait komentar kontroversial yang dilontarkan sang gelandang Kolombia beberapa bulan lalu, usai final Copa America 2024 yang berakhir imbang 1-1.
Dalam laga itu, Luis Díaz mencetak gol pembuka spektakuler untuk Kolombia, sebelum Thiago Almada menyelamatkan Argentina lewat gol penyeimbang di menit ke-81.
Ketegangan antara Messi dan James bermula dari pernyataan James pada Maret lalu. Ia menyiratkan bahwa Kolombia gagal juara bukan karena performa, melainkan karena faktor eksternal.
"Kami menjalani Copa America yang luar biasa. Tentu kami ingin juara, tapi kami tidak menang karena hal-hal dari luar. Menurut saya, wasit berpihak pada Argentina. Kami seharusnya mendapat penalti. Buat saya, itu jelas," kata James kala itu.
Messi, yang dikenal jarang bereaksi keras, kali ini tak tinggal diam. Dalam momen yang terekam kamera, ia terlihat mendekati James.
"Kau bilang mereka membantu kami di final. Kau terlalu banyak bicara," ungkap Messi.
James pun terlihat membantah tuduhan itu di lapangan.
"Aku tidak bilang apa-apa," ucapnya.
Saat ditanya soal insiden tersebut usai pertandingan, Messi tetap profesional dan hanya berkata singkat.
"Apa yang terjadi di lapangan, biarlah tetap di lapangan," jelasnya.
Meski Argentina harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Enzo Fernández menerima kartu merah, mereka tetap mampu bangkit. Gol Thiago Almada di menit ke-81 memastikan hasil imbang 1-1, meski sorotan utama justru mengarah pada momen emosional Messi.
Di sisi lain, Luis Díaz mencuri perhatian dengan aksi individunya yang luar biasa, melewati barisan pertahanan Argentina dan mencetak gol yang akan dikenang dalam duel klasik ini.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
