Bek Inter Milan Alessandro Bastoni. (Dok. Alessandro Bastoni)
JawaPos.com- Inter Milan akan menghadapi laga sengit melawan Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions. Laga tersebut akan dimainkan di Allianz Arena, Minggu (1/6) dini hari WIB.
Di ajang ini, kedua tim punya sejarah yang berbeda dalam perolehan gelar. Jika Inter Milan mampu memenangkan laga final ini, maka mereka akan menambah gelar Liga Champions untuk keempat kalinya. Sementara PSG, akan meraih gelar Liga Champions untuk pertama kalinya.
Alessandro Bastoni mengakui bahwa Inter Milan mampu tampil mengejutkan di Liga Champions hingga berhasil lolos ke final. "Di final pertama yang kami capai, kami lebih menganggapnya sebagai orang luar. Tidak seorang pun percaya Inter bisa mencapai final Liga Champions,” ucapnya kepada Inter TV, Sabtu (31/5).
Di Liga Champions, Inter Milan menjelma menjadi tim yang kuat dalam tiga musim terakhir, dan berhasil membuat reputasi Liga Italia menjadi lebih diperhitungkan. "Namun sebaliknya, dengan pekerjaan yang telah kami lakukan selama beberapa tahun terakhir, kami telah memperoleh kredibilitas sebagai sebuah tim, termasuk di luar Italia,” lanjut Alessandro Bastoni.
Bek tengah berusia 26 tahun tersebut merasa bangga bisa membawa Inter Milan mencapai final Liga Champions dalam tiga tahun terakhir. "Kami membawa lambang Inter untuk bertanding di final dua kali dalam tiga tahun di kompetisi sebesar ini. Kami bangga," tutur Alessandro Bastoni.
Kekompakan tim menjadi kekuatan Inter Milan hingga bisa mencapai final Liga Champions karena para pemain di lapangan selalu membantu pertahanan dengan baik. "Melihat pemain depan seperti Lautaro (Martinez) dan (Marcus) Thuram membantu kami di pertahanan memberi kami kekuatan untuk memberikan lebih banyak kekuatan saat kami sedikit lelah. Ini bukan masalah pemain bertahan. Ini masalah sikap tim yang membantu kami," ungkap Bastoni.
Bek Tim Nasional Italia tersebut berharap laga final kali ini dapat berlangsung dengan baik. "Kami menikmati perjalanan kami hingga titik ini. Namun, apa yang telah terjadi harus dilupakan, karena final adalah pertandingan satu kali dan sama sekali berbeda. Jadi mari kita berharap semuanya berjalan baik,” pungkas Bastoni.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
