Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Mei 2025 | 16.17 WIB

Jakub Kiwior Dilirik Marseille, Arsenal Bisa Ulangi Skenario William Saliba

Bek tengah Arsenal Jakub Kiwior. (Dok. Jakub Kiwior)

JawaPos.com - Performa apik Jakub Kiwior bersama Arsenal belakangan ini tidak hanya mendapat sorotan dari penggemar The Gunners, tetapi juga menarik perhatian klub-klub Eropa. Terbaru, Olympique Marseille disebut siap memboyong bek asal Polandia itu, dalam skenario yang mengingatkan pada transfer William Saliba beberapa musim lalu.

Meski bukan pilihan utama, Kiwior mampu menunjukkan kelasnya saat menggantikan Gabriel Magalhaes yang cedera. Konsistensinya membuat Arsenal dihadapkan pada dilema: mempertahankan pemain cadangan yang bersinar atau melepasnya demi dana segar?

Selama dua setengah musim terakhir, Kiwior memang lebih sering menjadi pelapis. Namun sejak Gabriel mengalami cedera hamstring, pemain 25 tahun itu tak tergantikan dalam 11 laga terakhir, termasuk saat mencetak gol ke gawang Crystal Palace akhir April lalu.

Duetnya dengan William Saliba menunjukkan potensi besar di lini pertahanan. Tapi kembalinya Gabriel yang menjadi andalan Mikel Arteta bisa memaksa Kiwior kembali ke bangku cadangan musim depan.

Menurut laporan Foot Mercato, Marseille kini masuk dalam daftar peminat Kiwior, bergabung dengan klub-klub Serie A seperti Juventus, Inter Milan, dan Napoli yang juga memantau situasinya. Menariknya, Marseille punya sejarah dengan Saliba — rekan duet Kiwior — yang sempat bersinar saat dipinjamkan dari Arsenal pada musim 2021-2022.

Kala itu, Saliba tampil gemilang di Ligue 1 dan meraih gelar Pemain Muda Terbaik, sebelum akhirnya kembali ke Emirates Stadium dan jadi andalan utama. Marseille ingin mengulangi kesuksesan tersebut dengan merekrut Kiwior.

Sejak bergabung dari Spezia pada awal 2023, Kiwior telah mencatatkan 66 penampilan bersama Arsenal, mencetak tiga gol dan lima assist. Statistik tersebut menunjukkan kontribusinya tak hanya dalam bertahan, tapi juga dalam membangun serangan.

Secara kontrak, Arsenal berada di posisi aman. Kiwior masih terikat hingga 2028, sehingga tak ada tekanan untuk menjualnya. Namun, performa impresifnya belakangan ini membuat nilai jualnya meroket — sebuah peluang finansial yang bisa menggoda manajemen klub.

Arsenal membelinya dengan harga GBP 16,4 juta. Jika dilepas dengan harga tinggi, The Gunners bisa mengantongi keuntungan besar. Tapi pertanyaannya, apakah itu sebanding dengan kehilangan satu aset penting di lini belakang?

Musim depan Arsenal akan kembali bermain di Liga Champions dan kompetisi domestik yang padat. Kehilangan pemain sekelas Kiwior tanpa pengganti sepadan bisa berisiko. Terlebih, prioritas belanja mereka musim panas ini lebih terfokus pada lini serang dan gelandang bertahan.

Artinya, kecuali Marseille datang dengan tawaran tak bisa ditolak, Arsenal sebaiknya mempertahankan Kiwior — pemain pelapis yang telah terbukti mampu mengisi peran penting saat dibutuhkan.

Jika tidak, bukan tak mungkin kisah Saliba akan terulang: bersinar di luar Emirates, lalu jadi incaran kembali di masa depan. Bedanya, kali ini Arsenal bisa saja menyesal telah melepasnya terlalu cepat.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore