Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Mei 2025 | 18.10 WIB

Dua Tahun, Tiga Trofi, Satu Warisan: Xabi Alonso Tinggalkan Leverkusen dengan Kepala Tegak

Pendukung Leverkusen yang membentangkan bendera bergambar Xabi Alonso sebagai tanda penghormatan (Sumber Foto : Getty Images)

JawaPos.com – Bayer Leverkusen mengumumkan bahwa mereka dan sang pelatih Xabi Alonso akan berpisah setelah lebih dari dua tahun bersama, Jumat (9/5).

Sang juara Jerman, pemenang DFB Pokal dan Supercup tahun 2024 ini telah menerima keinginan Xabi untuk mengakhiri kontraknya yang awalnya berlaku hingga musim panas 2026 menjadi akhir musim ini.

Dilansir melalui laman resmi Bayer04.de, Direktur Pelaksana Olahraga Simon Rolfes menyampaikan pandangannya mengenai keputusan Xabi akan pergi di akhir musim ini. “Perpisahan selalu emosional. Tentu saja, anda mulai berpikir untuk melihat kembali ke masa-masa bersama dan kenangan momen-momen hebat dengan kemenangan gelar liga dan DFB Pokal, tetapi juga diskusi pertama dan minggu-minggu pertama,” ucapnya.

Melansir akun Instagram Bayer04fussball, Xabi juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada klub terhadap dukungan mereka selama masa jabatannya.

"Ini emosional dan campur aduk perasaannya. Terutama hari ini adalah momen bersama orang-orang di klub dan para pemain. Karena mereka telah memberi saya begitu banyak, kami memiliki koneksi yang hebat. Itu kuncinya, Anda tahu, saya merasakan itu,” ujar Xabi.

“Saya sangat menantikan hari Minggu. Pertandingan melawan Dortmund. Ini bisa menjadi pertandingan terakhir di stadion kami. Kepada para penggemar, saya ingin mengucapkan selamat tinggal yang layak dengan mereka," lanjutnya.

Selama memimpin Leverkusen, Xabi Alonso berhasil membawa beberapa trofi ke Bayer Leverkusen, salah satunya menjuarai Bundesliga tanpa kalah sekalipun. Berikut daftarnya:

·        1 trofi Bundesliga (tak terkalahkan)

·        1 DBF-Pokal

·        Piala Super Jerman

·        Runner up Liga Eropa

Xabi akan meninggalkan Leverkusen, namun jejaknya tak akan hilang, ia datang sebagai debutan, pergi sebagai legenda. 

Bagi Leverkusen, ini bukan hanya soal trofi, tetapi tentang bagaimana seorang pelatih mengubah mentalitas, budaya, dan masa depan klub hanya dalam dua tahun.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore