
Pelatih Manchester City Pep Guardiola. (Dok. Pep Guardiola)
JawaPos.com - Pep Guardiola akhirnya buka suara soal masa depannya di dunia kepelatihan. Dalam wawancara eksklusif bersama ESPN Brasil, pelatih asal Spanyol tersebut mengungkapkan bahwa dirinya hampir pasti akan berhenti dari dunia manajerial setelah kontraknya bersama Manchester City berakhir pada tahun 2027.
Guardiola, yang kini menjalani musim kesembilannya bersama The Citizens, telah memperpanjang kontraknya hingga dua tahun ke depan pada November lalu. Masa bakti ini menjadikannya periode terpanjang yang pernah dijalaninya sebagai pelatih di satu klub, mengalahkan empat tahun di Barcelona dan tiga tahun di Bayern Munich.
Meski telah mencatat berbagai prestasi gemilang, Guardiola mengisyaratkan kelelahan dan keinginan untuk beristirahat dari tekanan dunia sepak bola.
"Setelah kontrak saya dengan City selesai, saya akan berhenti. Itu pasti. Saya belum tahu apakah saya akan pensiun sepenuhnya, tapi saya akan mengambil jeda. Saya ingin orang mengenang saya sesuai apa yang mereka inginkan," ujar Guardiola.
Dalam pernyataannya, Guardiola juga menunjukkan sikap yang reflektif terhadap warisan yang akan ia tinggalkan.
"Semua pelatih ingin dikenang karena kesuksesan mereka, tapi yang lebih penting adalah bahwa fans Barcelona, Bayern, dan City bisa menikmati permainan tim saya," tambahnya.
Menurut Guardiola, hidup tidak selalu soal bagaimana kita diingat.
"Ketika kita mati, keluarga kita menangis dua atau tiga hari, lalu kita dilupakan. Dalam dunia pelatih, yang baik akan diingat lebih lama. Tapi yang paling penting, hidup kita sebagai pelatih sudah luar biasa," jelasnya.
Musim ini menjadi salah satu musim terberat bagi Manchester City di bawah asuhan Guardiola. Setelah empat kali juara Premier League berturut-turut, City justru harus berjuang keras untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Meski begitu, mereka masih punya peluang untuk menutup musim dengan trofi jika mampu mengalahkan Crystal Palace di final FA Cup bulan ini.
Menanggapi performa tim yang menurun, Guardiola mengaku banyak belajar dari situasi sulit ini.
"Ini adalah tahun pembelajaran yang luar biasa. Bukan hanya karena satu alasan, tapi karena banyak detail termasuk keputusan saya yang keliru. Saya tahu suatu saat kami pasti akan terjatuh. Kami tidak menyangka akan jatuh sejauh ini, tapi kami tidak bisa memenangkan segalanya," ungkapnya.
Meski belum memastikan apakah dirinya akan benar-benar pensiun dari dunia sepak bola, satu hal yang pasti, Pep Guardiola butuh waktu untuk beristirahat setelah 12 tahun tanpa jeda panjang sejak meninggalkan Barcelona.
Baca Juga: Noussair Mazraoui Absen, Jaydan Kamason Berpeluang Debut Saat Manchester United Hadapi Brentford
Apakah jeda ini akan menjadi akhir dari karier manajerial sang maestro, atau justru awal dari petualangan baru di tempat lain?

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
