Nico Paz (dok. Como)
JawaPos.com – Meski baru semusim meninggalkan Real Madrid, Nico Paz justru memberikan isyarat mengejutkan terkait masa depannya. Gelandang serang berusia 20 tahun itu mengaku ingin bermain bersama wonderkid Barcelona, Lamine Yamal—pernyataan yang otomatis mengundang spekulasi transfer ke Camp Nou.
Paz saat ini bermain di Serie A bersama Como, klub yang kini dilatih oleh legenda sepak bola Spanyol, Cesc Fabregas. Sejak hengkang dari Madrid musim panas lalu, performa Paz justru kian bersinar. Ia mencetak enam gol dan mengemas tujuh assist dalam 30 penampilan liga musim ini.
Diminati Madrid, Tapi Lirik Barcelona
Kepergian Nico Paz dari Real Madrid musim lalu tak sepenuhnya memutus ikatan dengan klub raksasa Spanyol tersebut. Dalam kesepakatan transfer ke Como, Los Blancos menyisipkan klausul pembelian kembali (buy-back clause), yang memungkinkan mereka merekrut kembali sang pemain di masa depan.
Namun kini, rival abadi mereka, Barcelona, justru mulai menunjukkan ketertarikan. Menurut laporan dari Fichajes, Blaugrana telah melakukan pendekatan informal untuk menggali kemungkinan transfer Paz musim panas ini, terutama setelah komentarnya yang menyebut Lamine Yamal sebagai pemain yang ingin ia ajak bermain bersama.
Pujian Terbuka untuk Lamine Yamal
Dalam wawancaranya dengan Como TV, Nico Paz mengatakan, “Aku cukup beruntung bisa bermain untuk Real Madrid, klub terbaik di dunia. Aku juga pernah satu tim dengan Vinicius Junior dan Jude Bellingham. Tapi kalau ditanya siapa pemain yang paling ingin ku mainkan bersama, jawabanku Lamine Yamal. Di usianya sekarang, dia sudah luar biasa. Aku sangat ingin bermain bersamanya.”
Komentar tersebut langsung membuat media Spanyol berspekulasi bahwa Paz membuka pintu untuk kemungkinan bergabung dengan Barcelona—sesuatu yang jarang terjadi mengingat sejarah rivalitas El Clasico.
Potensi di Tengah Krisis Keuangan Barcelona
Kendati secara teknis Barcelona tertarik, tantangan terbesarnya tetap soal keuangan. Klub Catalan itu masih berkutat dengan krisis finansial yang membuat mereka sulit bergerak bebas di bursa transfer. Mereka harus cermat dalam menentukan prioritas belanja pemain musim panas nanti.
Di sisi lain, Barcelona saat ini memiliki sejumlah opsi di posisi gelandang serang seperti Dani Olmo dan Fermin Lopez. Secara teknis, kebutuhan akan pemain baru di posisi tersebut bisa dibilang tidak mendesak.
Keunggulan Nico Paz: Serbabisa di Lini Serang
Namun, keunggulan utama Nico Paz adalah fleksibilitasnya. Ia bisa bermain sebagai gelandang serang, gelandang tengah, winger, hingga penyerang tengah. Kemampuan multifungsi inilah yang bisa membuatnya jadi incaran ideal bagi pelatih Hansi Flick yang dikenal suka mengubah formasi secara dinamis.
Flick, yang baru memulai proyek jangka panjang di Barcelona, diyakini tertarik membangun tim yang terdiri dari pemain muda bertalenta—dan Paz bisa menjadi bagian penting dari rencana itu.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
