
Tiga kiper Arsenal kualitas top dunia yakni Petr Cech, Wojciech Szczesny, dan Emiliano Martinez. (Dok. Football TNT Sports).
JawaPos.com - Arsenal terkenal di kancah domestik liga Inggris sebagai tim dengan pencapaian satu-satunya menjadi juara Premier League dengan status tak terkalahkan pada musim 2003-04. Arsenal kerap dihuni oleh penyerang-penyerang tajam seperti Thierry Henry, Robin van Persie, Fredrik Ljungberg, dan Dennis Bergkamp. Arsenal juga memiliki nama-nama gelandang top dunia seperti Robert Pires, Cesc Fabregas, Patrick Vieira, dan Martin Odegaard. Arsenal bertumpu pada dua lini tersebut dalam pola permainan kolektif nan indah yang kerap diperagakan The Gunners sepanjang sejarah klub.
Namun tak banyak yang tahu bahwa Arsenal pernah diisi oleh kiper-kiper kaliber dunia yang tergabung dalam satu tim utama. Tak tanggung-tanggung, tiga kiper tersebut memiliki nama-nama besar yang menyesuaikan dengan zaman dari masing-masing kiper tersebut. Sayangnya, ketiga kiper tersebut meraih prestasi besar ketika tidak memperkuat Arsenal. Dari akun sosial media Football TNT Sports, mengabadikan ketiga kiper tersebut yang rupanya pernah sama-sama berseragam Arsenal dalam satu waktu.
Arsenal sempat memiliki kiper-kiper legendaris seperti David Seaman dan Jens Lehmann. Keduanya bermain dalam dua periode berbeda namun memiliki ciri khas masing-masing yang membuat publik Arsenal jatuh hati pada aksi-aksinya dalam menjaga gawang The Gunners. Kendati ketiga kiper tersebut tidak sempat bermain dalam satu musim, tetapi potret dari ketiga kiper tersebut menunjukkan kedalaman yang tinggi di lini terakhir pertahanan Arsenal. Berikut ketiga kiper kaliber dunia yang sempat berseragam Arsenal,
1. Petr Cech
Tak banyak yang menyangka keputusan Petr Cech untuk bergabung ke Arsenal sejak tak diperpanjang kontraknya bersama rival sekota, Chelsea. Petr Cech merupakan ikon dari klub asal London Barat tersebut dengan sejumlah raihan prestisius bersama Chelsea sejak bergabung tahun 2004 lalu. Petr Cech merupakan salah satu kiper yang berhasil membawa trofi perdana Liga Champions untuk Chelsea pada musim 2011-12 ketika berhasil mengalahkan Bayern Munchen di babak final.
Chelsea yang saat itu kedatangan kiper potensial seperti Thibaut Courtois membuat Petr Cech gerah hanya duduk di bangku cadangan. Merasa masih bisa bermain kompetitif di level tinggi, mantan kiper timnas Republik Ceko itu menerima pinangan Arsenal. Namun sayangnya Petr Cech gagal mempersembahkan trofi Europa League setelah secara mengenaskan kalah di babak final dengan skor 4-1. Lebih miris lagi lantaran klub yang mengalahkan Petr Cech bersama Arsenal adalah Chelsea.
2. Wojciech Szczesny
Kiprah kiper timnas Polandia itu memang sempat menjadi kiper utama Arsenal sebab dirinya merupakan kiper produk asli akademi Arsenal. Kiper yang saat ini memperkuat Barcelona itu memang sempat memiliki potensi untuk bisa jadi kiper hebat kualitas terbaik. Namun momen Wojciech Szczesny yang tak akan terlupakan adalah ketika bersama Arsenal bermain tandang ke markas Manchester United. Szczesny harus memungut bola 8 kali dan Arsenal pulang dengan kepala tertunduk dengan skor 8-2 pada saat itu.
Sempat memutuskan pensiun di awal musim ini, Wojciech Szczesny menerima pinangan Barcelona di pertengahan musim lantaran klub asal Catalan itu sempat mengalami krisis kiper. Marc Andre Ter Stegen menderita cedera panjang dan kiper pengganti, Inaki Pena, masih belum menunjukkan konsistensi di bawah mistar gawang Barcelona. Wojciech Szczesny sudah bermain untuk klub-klub top Eropa seperti Juventus, AS Roma, dan Barcelona sepanjang karir sepak bolanya.
3. Emiliano Martinez
Yang terakhir tentu tak akan menyangka bahwa kiper ketiga Arsenal saat itu beberapa tahun kemudian berhasil jadi aktor utama timnas Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022. Emiliano Martinez yang saat itu masih berusia 22 tahun tidak banyak mendapat kesempatan di bawah kepelatihan Arsene Wenger hingga Unai Emery. Emiliano Martinez kemudian bergabung bersama Aston Villa dan berhasil membawa The Villains lolos ke babak grup Liga Champions musim ini. Aston Villa finis di peringkat keempat musim lalu dan kini sedang bersiap melakoni babak 8 besar menghadapi PSG di Liga Champions musim ini.
Emiliano Martinez berhasil menorehkan prestasi impresif ketika menjadi kiper utama Albiceleste. Total 4 trofi mayor berhasil dipersembahkan selain Piala Dunia, yaitu dua piala Copa America, dan satu trofi Finalissima UEFA dan CONMEBOL. Emiliano Martinez berhasil membuktikan bahwa Arsenal gagal memaksimalkan potensi yang dimiliki. Kini, Emiliano Martinez berhasil membawa Argentina lolos ke Piala Dunia 2026 dan menargetkan gelar juara berturut-turut untuk Argentina.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
