
Jadon Sancho saat di lapangan, kembali gagal tampil impresif, Chelsea kalah 1-0 dari Arsenal. (@sancho)
JawaPos.com- Mantan bek Chelsea, William Gallas, mengkritik performa Jadon Sancho saat melawan Arsenal dan menyarankan The Blues untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka untuk mengontraknya secara permanen.
Chelsea harus menelan kekalahan 1-0 dari Arsenal di Emirates Stadium pada Minggu (16/3) malam. Gol semata wayang Mikel Merino di babak pertama menjadi pembeda dalam laga tersebut. Tanpa kehadiran Cole Palmer yang sedang cedera, lini serang Chelsea tampil tumpul dengan hanya mampu mencatatkan tiga tembakan ke gawang dalam 90 menit.
Sancho, yang tampil sebagai starter untuk ketiga kalinya secara beruntun, kembali gagal menunjukkan performa terbaiknya. Setelah sempat menjanjikan di awal kedatangannya ke Stamford Bridge, pemain berusia 24 tahun itu mulai kehilangan sentuhan magisnya. Dalam tiga pertandingan pertamanya bersama Chelsea, ia berhasil mencatatkan tiga assist. Namun, sejak awal tahun 2024, kontribusinya menurun drastis dengan hanya satu assist dalam laga melawan Crystal Palace pada 4 Januari.
Chelsea merekrut Sancho dengan status pinjaman dari Manchester United di akhir jendela transfer musim panas. Kesepakatan tersebut memungkinkan The Blues untuk mempermanenkan kontraknya dengan nilai transfer antara GBP 22 juta hingga GBP 25 juta jika mereka finis di posisi ke-14 atau lebih tinggi di Premier League.
Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa Chelsea bisa saja membatalkan kesepakatan tersebut dengan membayar biaya kompensasi kepada United. Menanggapi performa Sancho yang mengecewakan, Gallas menilai Chelsea sebaiknya tidak mempertahankan sang pemain.
"Sancho punya bakat, semua orang tahu itu, tetapi entah kenapa dia tidak bisa menunjukkan performa terbaiknya. Di Borussia Dortmund, dia luar biasa. Namun, di Manchester United, dia kesulitan. Di Chelsea, ia sempat menunjukkan secercah performa lamanya, tetapi kemudian menghilang lagi," ujar Gallas.
Gallas juga menyoroti betapa minimnya kontribusi Sancho dalam duel melawan Arsenal.
"Apakah Anda melihat dia melewati bek sayap lawan hari ini? Tidak. Dia tidak melakukan apapun. Dia selalu menerima bola, mencoba melakukan trik, lalu mengoper ke belakang. Kami ingin melihat lebih banyak darinya, terutama sebagai seorang winger." jelasnya.
Di sisi lain, pelatih Chelsea Enzo Maresca tetap optimistis timnya bisa bangkit setelah jeda internasional, terutama dengan kembalinya beberapa pemain kunci.
"Absennya tiga pemain dengan jumlah gol terbanyak bagi kami, yaitu Cole Palmer, Nicolas Jackson, dan Noni Madueke, sangat berdampak besar. Tidak satu pun dari mereka bermain hari ini. Itu sebabnya lini serang kami kesulitan," ungkap Maresca.
Meskipun mengalami kendala di lini serang akibat absennya beberapa pemain kunci, Maresca tetap optimistis dengan performa timnya.
"Namun, hingga saat ini, kami masih menjadi tim dengan jumlah gol tertinggi kedua atau ketiga di liga, yang berarti kami masih bermain cukup baik meskipun kehilangan pemain kunci. Tetapi jelas, kami akan tampil lebih baik jika mereka kembali."
Dengan performa Sancho yang masih di bawah ekspektasi, Chelsea kini menghadapi dilema besar terkait masa depannya. Apakah mereka akan tetap mempertahankannya atau memilih opsi untuk mengembalikannya ke Manchester United?

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
