Aston Villa resmi gaet Marcus Rashford. (Dok. AVFC)
JawaPos.com - Manchester United (MU) punya sejarah manis dalam memanfaatkan pemain didikan akademinya sendiri. Dalam sejarah tim berjuluk Setan Merah tersebut, mereka termasuk tim yang sukses mengorbitkan pemain muda dan mengembangkannya menjadi pemain bintang, bahkan menjadi ikon untuk MU.
Mulai dari Duncan Edwards di era 50-an, kemudian ada Bobby Charlton dan George Best di era 60-an, hingga cerita legendaris angkatan 92 yang menjadi kerangka utama tim Manchester United di era akhir 90-an hingga 2000-an seperti Ryan Giggs, Gary Neville, Paul Scholes, hingga David Beckham.
Kini, semenjak pensiunnya Sir Alex Ferguson sebagai pelatih, seiring dengan menurunnya prestasi MU, pemain-pemain akademi silih berganti diorbitkan ke tim utama. Beberapa di antaranya berhasil memulai karir dengan sensasional dan mendapat beban ekspektasi meneruskan tradisi cerita-cerita indah pemain akademi yang mengantarkan mereka ke kejayaan.
Sayangnya, sampai saat ini belum ada pemain yang konsisten bermain di tingkat tertinggi untuk waktu yang lama seperti para pendahulunya. Sebagian dari mereka berhasil tampil sensasional saat diorbitkan, tapi pada akhirnya tidak pernah mencapai potensi terbaiknya, berikut beberapa di antaranya.
1. Federico Macheda
Federico ‘Kiko’ Macheda menjadi nama pemain akademi MU yang catatkan debut secara sensasional. MU yang saat itu sedang berjuang mendapatkan gelar Liga pada 2009, tengah menghadapi laga krusial melawan Aston Villa. Laga berjalan alot bahkan tidak menguntungkan untuk MU, hingga akhirnya Macheda melakukan debut dan berhasil catatkan gol penentu kemenangan di tambahan waktu merubah skor menjadi 3-2.
Tidak berhenti di situ, pertandingan selanjutnya, Macheda kembali diturunkan dan kembali mencetak gol saat melawan Sunderland dengan hasil akhir 2-1. Sayangnya cerita indah itu berakhir di sini. Macheda akhirnya dijual pada 2014 ke Cardiff City dengan catatan 36 penampilan dan 5 gol saja.
2. Darron Gibson
Darron Gibson pernah dianggap sebagai pemain titisan Paul Scholes karena memiliki kemampuan tendangan ’geledek’ yang kerap hasilkan gol jarak jauh yang indah dan penting.
Namanya mulai sering hiasi skuad dari 2009 hingga 2011. Sayangnya, dia tidak pernah berhasil menggeser Carrick dan Scholes, bahkan akhirnya tidak mampu menggeser Anderson dan Cleverley ketika Scholes pensiun. Potensi Gibson akhirnya tidak keluar dan meninggalkan MU dengan catatkan 60 penampilan saja.
3. Tom Cleverley
Setelah Gibson, Cleverley digadang sebagai penerus Scholes. Pensiunnya Paul Scholes memberikan kesempatan untuk Tom Cleverley. Tampil debut saat melawan Manchester City di Community Shield sebagai pemain pengganti, kehadirannya membantu MU comeback dengan skor 3-2. Cleverley menyumbang 1 assist untuk Nani saat mencetak gol penyeimbang.
Cleverley pun tampil baik di tiga laga perdana musim 2011-12, termasuk saat menghajar Arsenal 8-2. Sayangnya, di pekan ke-4 Cleverley alami cedera ACL, dan itu merusak karirnya. Setelah sembuh, permainannya menurun dan tidak konsisten, hingga akhirnya dijual pada 2014.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
