
KAMI HANYA MANUSIA: Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, tampak menenangkan Virgil van Dijk usai Liverpool kalah dari Arsenal di Emirates Stadium pada Minggu (4/2). (REUTERS/Tony Obrien)
JawaPos.com – Dua pemain andalan Liverpool, Virgil van Dijk dan Alisson Becker, semalam tidak mampu menahan serangan yang dilakukan oleh skuad Arsenal ketika melawat ke Emirates Stadium pada Minggu (4/2).
Namun, kesalahan pertahanan Liverpool ini tidak dijadikan Juergen Klopp, pelatih Liverpool, sebagai hal yang layak untuk disalahkan.
Van Dijk terlihat ragu-ragu ketika mengawal pemain Arsenal, Gabriel Martinelli, pada menit ke-67. Dia gagal menangani tendangan panjang ke depan, kemudian kiper Liverpool, Alisson, keluar kotak penalti namun gagal melakukan kontak dengan bola, meninggalkan Martinelli dengan bola yang tidak dijaga dan melesatkan gol menjadikan skor 2-1 untuk keunggulan Arsenal.
Kemenangan Arsenal yang ditutup oleh Leandro Trossard pada menit-menit akhir menambah jumlah kekalahan sementara Liverpool musim ini menjadi dua pertandingan.
“Kami lebih berkembang dalam permainan, terutama babak kedua. Kami memiliki momen-momen kami sendiri dan kemudian kami kebobolan gol itu,” kata Klopp. “Itu tidak membantu. Itu hanya menunjukkan bahwa anak-anak itu adalah manusia.”
“Hari ini kami benar-benar manusia,” imbuhnya.
Liverpool yang ditinggal beberapa pemain kuncinya karena panggilan internasional tidak berada dalam kondisi terbaiknya dan keunggulan mereka kini terpangkas menjadi dua poin dengan Arsenal. Sementara juara bertahan Manchester City tertinggal lima poin dengan dua pertandingan tersisa.
“Secara umum kami dapat mengakui bahwa Arsenal pantas mendapatkan tiga poin,” kata Klopp.
“Mereka mencetak gol dan banyak menciptakan peluang lebih baik dari kami. Kami harus memainkan sepak bola yang lebih baik, itu jelas.”
Van Dijk, yang biasanya menjadi raksasa bagi Klopp, angkat tangan dan mengambil tanggung jawab penuh atas perannya dalam gol Martinelli.
“Jelas hal-hal ini tidak terlalu sering terjadi dalam karier saya, namun saya akan pulih dari ini,” ujar bek sekaligus kapten Liverpool itu.
“Ini adalah pertandingan fisik dan saya tidak mencari-cari alasan. Saya seharusnya mengambil keputusan yang lebih baik, itu menyakitkan bagi saya.”
Arsenal telah memimpin sejak awal melalui Bukayo Saka dan tampil dominan, namun Liverpool dapat bangkit menjelang turun minum ketika gol bunuh diri Gabriel membuat Liverpool menyamakan kedudukan.
Tapi, Arsenal kembali menunjukkan perlawanan setelah turun minum, dibantu oleh kesalahan pertahanan Liverpool, dan kemenangan liga ketiga berturut-turut membuat tim asuhan Mikel Arteta kembali bersaing dalam perburuan gelar ketika kekalahan akan membuat mereka terpaut delapan poin.
“Ini memberi kami momentum, tiga kemenangan berturut-turut, dan cara kami melakukannya. Kami kembali melakukannya, dan kami sangat bersemangat,” kata Arteta.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
