
AFP
JawaPos.com – Pengalaman kapten Leicester City Jamie Vardy di kompetisi Eropa masih terbilang ’’hijau’’.
Dalam sedekade karier sepak bola profesionalnya, Vardy cuma merasakan atmosfer liga antarklub di Eropa dalam tiga musim.
Pada musim 2016–2017, dia merasakannya di level Liga Champions.
Kemudian musim 2020–2021 dan 2021–2022 di level kedua kompetisi Eropa, Liga Europa.
Tak heran Vardy baru bermain 13 kali di kompetisi Eropa. Karena itu, tak heran pula Vardy selalu punya motivasi tinggi bila tampil di kompetisi Eropa.
Umurnya pun tahun ini menginjak 34 tahun.
Musim ini, Leicester tergabung di grup C Liga Europa bersama SSC Napoli, Legia Warszawa, dan Spartak Moskva.
Dalam matchday pertama grup C dini hari nanti (17/9), Leicester menjamu Napoli di King Power Stadium (siaran langsung Vidio pukul 02.00 WIB).
Bagi Vards, julukan Vardy, berjumpa tim Italia sebenarnya bukan hal yang baru-baru amat.
Faktanya, dalam 13 laga di Eropa, Vardy belum sekali pun bersua klub Italia.
Namun, Vardy pernah menghadapi individu-individu Italia tiga tahun lalu bersama Inggris.
Saat itu Inggris bermain imbang 1-1 versus timnas Italia dalam laga uji coba internasional (28/3/2018).
Nah, Vardy berambisi bisa menduplikasi penampilannya saat itu.
Sebab, dalam laga yang dihelat di Wembley Stadium, London, tersebut, Vardy mencetak satu-satunya gol Three Lions.
Performanya kala itu jadi salah satu penilaian tactician Inggris Gareth Southgate untuk menyertakannya ke skuad untuk Piala Dunia 2018.
Ambisi Vardy dini hari nanti didukung performa yang sedang on fire awal musim ini bersama The Foxes, julukan Leicester.
Dari lima laga di semua ajang, Vardy berhasil mempersembahkan dua gol dan satu assist.
Tiga poin dalam matchday pertama bagi Leicester setidaknya bakal berpengaruh terhadap target mereka yang ingin melampaui hasil musim lalu yang hanya sampai 32 besar Liga Europa.
’’Inilah yang kami tunggu-tunggu, ajang Eropa. Tujuan utama kami di setiap musim adalah meraih yang terbaik (di Eropa, Red) untuk suporter dan kota ini,’’ ucap tactician Brendan Rodgers kepada BBC.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022