Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Januari 2021 | 04.16 WIB

Hukuman Skorsing dan Denda kepada Edinson Cavani Dianggap Tidak Fair

Manchester United - Image

Manchester United

JawaPos.com – Kontribusi Edinson Cavani untuk Manchester United diakui kala mencetak gol kemenangan 3-2 atas Southampton FC (29/11). Namun, setelah laga di St Mary’s tersebut, Cavani menuai kontroversi.

Yaitu, gara-gara unggahan ”negrito” striker asal Uruguay itu di Instastory. Cavani sejatinya hanya bermaksud untuk membalas ucapan selamat dari sahabatnya sesama Amerika Latin. Namun, negrito di Inggris ditafsirkan sebagai ucapan berbau rasis.

Kemarin (1/1) Federasi Sepak Bola Inggris (FA) mempersalahkan unggahan Cavani lantaran menyalahi aturan terkait tindakan pelecehan rasisme di dalam pasal E3 ayat 1 dan 2. Sanksi larangan bermain dalam tiga laga pun dijatuhkan untuk striker berjuluk El Matador tersebut.

Baca Juga: Dapat Berkah Besar, Harry Kane Punya Penerus di Akhir 2020

Sanksi itu efektif berlaku saat United menghadapi Aston Villa dini hari tadi (2/1). Lalu, melawan Manchester City di semifinal Piala Liga (7/1) dan kontra Watford FC dalam putaran ketiga Piala FA (10/1). Semua laga dimainkan di Old Trafford.

Selain sanksi tiga laga, pemain 33 tahun tersebut diharuskan membayar denda GBP 100 ribu (Rp 1,91 miliar). Denda itu nantinya didonasikan untuk program penanganan rasisme di Inggris.

Menurut Manchester Evening News, Cavani juga diminta untuk menghadiri pendidikan tatap muka terkait dengan pengetahuan tradisi Inggris.

’’Saya bisa menerimanya karena saya mengerti jika saya masih asing dengan kebiasaan dalam bahasa Inggris,’’ ucap Cavani dalam pernyataan di akun Instagram-nya, @cavaniofficial21.

Mantan pemain Paris Saint-Germain dan SSC Napoli itu kembali menegaskan bahwa negrito yang dimaksud adalah panggilan untuk teman akrab.

”Orang yang mengenal saya pasti memahaminya. Saya hanya mengekspresikan kasih sayang saya sesuai dengan budaya dan cara hidup saya,” imbuh Cavani.

Di sisi lain, sanksi yang diterima Cavani memicu gelombang pembelaan dari beberapa pemain Premier League asal Amerika Latin.

Salah satunya bek United asal Argentina Marcos Rojo. ’’Lebih banyak orang yang lebih mengerti siapa kamu ketimbang mereka,’’ bela Rojo di akun media sosialnya sebagaimana dilansir The Mirror.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore