
Starting XI Timnas Kroasia
JawaPos.com - Kroasia harus puas menjadi runner up di Piala Dunia 2018. Pada pertandingan final, Minggu (15/7) kemarin, Kroasia kalah 2-4 dari Prancis.
Tampil di Stadion Luzhniki, Kroasia sebenarnya mampu menguasai jalannya laga. Dalam catatan ball possesion, mereka unggul 61 persen banding 39 persen. Namun permainan Prancis lebih efektif ketimbang Luka Modric Cs. Sebab dari delapan percobaan yang dilakukan skuad Les Bleus, enam di antaranya bisa mengarah ke gawang. Tiga peluang bahkan dapat dimaksimalkan menjadi gol pada menit 18, 59, dan 65.
Berkaca pada data tersebut, Zlatko Dalic mengakui Prancis lebih pintar dalam memanfaatkan kesempatan. Namun ia tidak kecewa dengan penampilan anak didiknya. Pelatih Kroasia itu tetap bangga dan memuji aksi para pemainnya di pertandingan final.
"Saya ucapkan selamat untuk Prancis atas gelar yang mereka dapatkan," ucap Dalic yang dikutip dari laman resmi FIFA. "Soal pertandingan, kami bermain baik di 20 menit pertama. Kami bisa mengendalikan jalannya laga. Namun ada gol bunuh diri yang berawal dari tembakan set piece. Kami berusaha untuk bangkit, mendominasi, tapi wasit menghukum kami dengan penalti," jelasnya.
"Yang jelas saya tetap memberi apresiasi kepada para pemain Kroasia. Ini pertandingan terbaik yang pernah mereka mainkan. Kami kalah, tapi dominan sepanjang pertandingan. Anda tak boleh melakukan kesalahan saat menghadapi tim kuat seperti Prancis. Kami jelas sedih, tapi para pemain harus bangga dengan yang sudah mereka lakukan," tuturnya.
Hal serupa diucapkan Ivan Rakitic. Gelandang Kroasia tersebut merasa ada faktor keberuntungan yang ikut memengaruhi hasil di laga ini.
"Kami bermain baik di babak pertama. Kami terus menyerang tapi sayangnya kami tidak beruntung," ucap sang pemain
"Mereka mencetak empat gol dari tiga tembakan ke arah gawang. Saya hanya bisa mengucapkan selamat buat Prancis. Mereka layak juara," pugkasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
