
Desire Doue setelah cetak gol ke gawang Kolombia. (Instagram/Equipe de France)
JawaPos.com - Desire Doue merasa senang bisa mencetak gol untuk kemenangan timnas Prancis melawan Kolombia di laga persahabatan. Laga yang berakhir dengan skor 3-1 tersebut dimainkan di Northwest Stadium, Senin (30/3).
Pemain Paris Saint-Germain tersebut mencetak gol dan brace perdananya untuk timnas Prancis. Desire Doue mencetak dua gol pada menit ke-29 dan 56. Gol timnas Prancis lainnya juga dicetak Marcus Thuram pada menit ke-41, kemudian dibalas dengan satu gol dari Kolombia melalui Jaminton Campaz.
Menurut Desire Doue, pertandingan melawan Kolombia memiliki intensitas yang sangat tinggi. Selain itu, dia juga senang timnas Prancis bisa memenangkan dua laga persahabatan sebelum menuju Piala Dunia 2026.
"Sangat bangga, sangat bahagia, dan kemenangan yang luar biasa. Itu tidak mudah, intensitasnya sangat tinggi. Kami memainkan dua pertandingan persiapan yang bagus sebelum Piala Dunia ini, kami sangat senang," kata Desire Doue yang dikutip dari Lequipe, Senin (30/3).
Pemain berusia 20 tahun tersebut bermain sebagai starter dan menempati posisi sayap kiri. Doue punya akurasi tendangan yang sangat baik dengan mencatatkan tiga tendangan tepat sasaran.
Laga melawan Kolombia menjadi laga terakhir Desire Doue di jeda internasional bersama timnas Prancis. Selanjutnya, dia akan kembali beraksi bersama PSG saat melawan Toulouse pada 4 April mendatang.
Baca Juga:Tanggapan Kylian Mbappe Tentang Pelatih Baru Timnas Prancis yang Seret Nama Zinedine Zidane
Di sisi lain, pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps turut memberikan komentarnya kepada para pencetak gol. Dia menilai mereka bisa meningkatkan kualitas individunya, tapi juga banyak aspek positif yang didapatkan.
"Pertama-tama, mereka tidak kehilangan poin sama sekali. Saya bukan orang yang memberikan poin. Kami mengumpulkan data dan menganalisisnya. Saya di sini bukan untuk menunjuk jari. Mengenai performa individu, beberapa bisa lebih baik, tetapi secara keseluruhan, bagi sebagian besar pemain, ada banyak aspek positif," ucap pelatih berusia 57 tahun tersebut.
