
Cristiano Ronaldo kembali gagal melaju lebih jauh di Piala Dunia 2018.
Babak Pertama
JawaPos.com - Permainan terbuka dalam tempo cukup tinggi diperagakan para pemain Uruguay maupun Portugal. Tak ada kesan berhati-hati, kedua tim sudah ingin cepat mencetak gol.
Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh pasukan La Celeste. Sebuah peluang emas mereka ciptakan pada menit ke-7. Serangan balik cepat dan kombinasi apik duet Luis Suarez dengan Edinson Cavani berujung gol bagi Uruguay.
Gol ini menunjukkan chemistry yang kuat antara Cavani dengan Suarez. Karena proses terjadinya gol hanya melibatkan kedua pemain ini. Bahkan dilakukan dengan memanfaaatkan kedua sisi lapangan.
Portugal coba mencari gol penyama kedudukan melalui barisan penyerang mereka. Namun belum berhasil mendapatkan peluang yang kuat hingga melewati 20 menit laga.
Ketangguhan pertahanan Uruguay yang mencatat rekor clean sheet sepanjang fase grup masih cukup teruji. Diego Godin dan kolega benar-benar sulit ditembus barisan penyerang Seleccao. Ronaldo pun cukup dibikin frustrasi oleh alotnya pertahanan La Celeste.
Ronaldo secara bergantian dikawal skuad Portugal. Tak banyak kesempatan yang didapatkan megabintang Real Madrid ini sepanjang babak pertama. Hebatnya, pengawalan ketat yang dilakukan Uruguay ini relatif bersih dari pelanggaran.
Babak Kedua
Portugal tampil lebih mendominasi di babak kedua. Uruguay benar-benar dibuat lebih banyak bertahan di wilayah sendiri. Dari mulai penguasaan bola hingga upaya tembakan lebih banyak dilakukan Portugal dibanding Uruguay.
Tekanan kubu Seleccao ini pun akhirnya membuahkan tendangan sudut pada menit 55. Pepe sukses melanjutkan umpan kaki kiri Raphael Guerreiro dengan sebuah sundulan keras.
Untuk pertama kalinya gawang Uruguay pun bobol. Catatan clean sheet yang sudah bertahan selama 3,5 laga pun akhirnya buyar. Portugal pun semakin bersemangat untuk mencetak gol tambahan.
Namun, Uruguay memang tampil efektif di laga dini hari tadi. Meski banyak ditekan, La Celeste tetap mengintip peluang untuk mencetak gol. Hasilnya didapat sekitar 10 menit kemudian.
Kembali, melalui sebuah serangan balik, Cavani sukses menjebol gawang Rui Patricio untuk kedua kalinya. Kali ini bukan sundulan, melainkan sebuah tendangan first time kaki kanan yang melengkung menuju tiang jauh gawang Portugal. Sebuah tendangan yang kembali tak mampu ditepis Patricio.
Upaya dan kerja keras Cavani pun akhirnya harus dibayar dengan sebuah cedera. Kaki Cavani mengalami masalah dan meminta untuk diganti pada menit 74. Pelatih Oscar Tabarez pun memasukkan Stuani untuk menggantikan posisi striker Paris Saint-Germain tersebut.
Memasuki masa injury time, serangan balik La Celeste nyaris mengancam gawang Portugal. Umpan lambung Suarez tepat mengarah kepada Rodriguez. Sayang, kontrolnya kurang baik sehingga bola hanya keluar lapangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Jokowi Dikabarkan Deklarasi jadi Ketum PSI Awal November, KDM Disebut Ikut Pindah Gerbong
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
5 Kiat Introvert Menjadi Pemimpin Tangguh Tanpa Harus Mengubah Sifat Alami
Kenaikan Target Bansos 2026: Kemensos Wajibkan Registrasi Ulang Wajah
Dari Proyek Televisi ke Liga Champions, Kisah Mirwan Suwarso dan Como 1907
KDM Dikabarkan Bakal Masuk PSI dan Duet dengan Gibran pada Pilpres 2029 Mendatang
Manajer Persipura Pasang Target Tinggi, Enam Poin Jadi Harga Mati di Dua Laga
Prediksi Skor Sevilla vs Osasuna: Los Rojillos Bidik Poin, Rekor Arrasate Jadi Ancaman!
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs PSM Makassar: Juku Eja Paksa Berbagi Poin!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022