Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Maret 2026 | 17.28 WIB

Mourinho Ancam Coret Prestianni Jika Terbukti Rasis ke Vinicius di Liga Champions

Jose Mourinho menyebut selebrasi Vinicius Junior tidak sopan usai laga Real Madrid vs Benfica yang diwarnai dugaan rasisme. Komentarnya menuai kritik dari sejumlah legenda sepak bola. (Ist)

JawaPos.com - Pelatih Benfica, Jose Mourinho, akhirnya angkat suara terkait dugaan pelecehan rasial yang menyeret nama Gianluca Prestianni.

Ia menegaskan tidak akan memberi ruang bagi pemain mana pun yang terbukti melakukan tindakan diskriminatif, termasuk terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.

Kasus ini bermula pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid di Stadion Da Luz, Lisbon, 17 Februari lalu.

Dalam pertandingan tersebut, Vinicius menuding Prestianni melontarkan ujaran bernada rasial kepadanya.

Prestianni yang kini berusia 20 tahun membantah tuduhan itu. Namun UEFA tetap mengambil langkah cepat dengan menjatuhkan larangan bermain sementara satu pertandingan, sembari menunggu hasil investigasi menyeluruh dari inspektur etik dan disiplin. Sanksi tambahan masih berpotensi diberikan jika bukti mengarah pada pelanggaran serius.

Mourinho, yang sempat menuai kritik karena komentarnya usai laga, kini menyampaikan sikap lebih tegas.

Sebelumnya, ia menyebut selebrasi Vinicius di dekat bendera sudut setelah mencetak gol tunggal laga tersebut turut memancing reaksi penonton. Pernyataan itu dianggap sebagian pihak kurang sensitif terhadap isu yang berkembang.

Dalam konferensi pers terbaru, Mourinho menegaskan dirinya menolak segala bentuk diskriminasi.

“Saya sepenuhnya menentang prasangka, kebodohan, dan sikap tidak menghormati orang lain,” ujar pelatih berusia 63 tahun itu dikutip dari bcc.com.

Ia bahkan menyebut masa depan Prestianni di bawah arahannya akan berakhir jika sang pemain terbukti bersalah.

“Jika dia tidak memegang prinsip yang sama dengan saya dan klub ini, maka tidak ada lagi tempat untuknya di sini,” tegas Mourinho.

Meski begitu, mantan pelatih Real Madrid periode 2010-2013 itu tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Menurutnya, semua pihak harus menunggu hasil investigasi resmi sebelum menjatuhkan vonis moral.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore