Penyerang Real Madrid Kylian Mbappe memilih perawatan konservatif untuk cedera lutut demi menjaga peluang tampil di Piala Dunia. (ig @realmadrid)
JawaPos.com–Kabar terbaru soal kondisi Kylian Mbappe membuat suasana Real Madrid sedikit tegang. Sang megabintang dikabarkan memilih jalur perawatan konservatif untuk memulihkan cedera lutut kirinya tanpa operasi demi Piala Dunia.
Cedera tersebut bukan hal baru. Masalah di lutut kiri Kylian Mbappe sudah muncul sejak Desember lalu, tepatnya setelah pertandingan Real Madrid melawan Celta de Vigo.
Real Madrid sempat mengonfirmasi adanya keseleo, setelah itu tak banyak pembaruan medis resmi yang diberikan. Namun situasi Kylian Mbappe kini berkembang mendekati piala dunia.
Melansir Diario AS, selama beberapa bulan terakhir, Mbappe diketahui tetap bermain meski belum sepenuhnya nyaman. Bahkan dalam beberapa kesempatan, dia disebut mengambil keputusan sendiri soal kesiapan tampil di pertandingan.
Menjelang laga Liga Champions melawan Benfica, tanda-tanda masalah itu kembali muncul. Dalam sesi latihan di Valdebebas, sang striker kembali merasakan gangguan di lututnya. Kemunduran ini menjadi alarm serius.
Alih-alih terus memaksakan diri, Mbappe kini memilih berhenti sejenak dan mencari diagnosis yang lebih pasti. Salah satu tantangan terbesar saat ini adalah mengidentifikasi sumber utama dari ketidaknyamanan yang terus berulang tersebut.
Upaya pemulihan sebelumnya belum memberi hasil maksimal. Cedera ini bertahan lebih lama dari yang diperkirakan dan itu jelas bukan situasi ideal bagi pemain sekelas Mbappe.
Ada satu faktor besar yang membuat keputusan ini semakin sensitive. Piala Dunia sudah di depan mata.
Jika Mbappe memilih operasi, partisipasinya bersama tim nasional Prancis bisa terancam. Itulah sebabnya, untuk saat ini, dia belum bersedia mengambil jalur pembedahan.
Sebagai gantinya, dia melanjutkan perawatan konservatif yakni pendekatan yang lebih hati-hati dan minim risiko jangka pendek, tetapi membutuhkan waktu dan pengelolaan yang tepat.
Berapa lama dia akan absen? Itu masih tanda tanya. Namun satu hal yang jelas, kembali bermain sebelum benar-benar pulih bukan lagi pilihan.
Real Madrid berharap sang penyerang bisa segera kembali. Tapi yang lebih penting, mereka membutuhkan Mbappe dalam kondisi 100 persen, bukan versi yang bermain sambil menahan rasa sakit.
Musim masih panjang, Liga Champions memasuki fase krusial, dan persaingan La Liga juga belum selesai. Mengambil risiko sekarang bisa berarti masalah lebih besar di kemudian hari.
Bagi Mbappe dan Madrid, fokusnya bukan sekadar comeback cepat. Fokusnya adalah solusi jangka panjang, memastikan sang bintang kembali ke performa terbaiknya tanpa bayang-bayang cedera yang terus menghantui.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
