Mikel Arteta (Bein Sports)
JawaPos.com - Hasil imbang 1-1 melawan Brentford tak hanya membuat jarak poin Arsenal di puncak klasemen terpangkas, tetapi juga memunculkan pertanyaan soal keputusan taktis Mikel Arteta.
Salah satu yang paling disorot adalah pergantian Eberechi Eze di babak pertama, digantikan oleh Martin Odegaard.
Eze menjalani starter pertamanya di Premier League sejak kemenangan atas Wolves pada 13 Desember. Namun, penampilannya hanya bertahan 45 menit sebelum Arteta melakukan perubahan.
Melansir Hayters, usai laga, Arteta menjelaskan bahwa keputusan tersebut murni pertimbangan taktis.
“Karena dengan cara mereka menekan,” jawabnya.
“Saya pikir kita membutuhkan profil lain untuk menimbulkan lebih banyak masalah bagi mereka di sekitar area tersebut.”
Menurut Arteta, kehadiran Odegaard memberi dampak langsung terhadap ritme permainan Arsenal. Kapten The Gunners itu dinilai mampu meningkatkan tempo dan membantu tim lebih efektif memasuki area berbahaya.
“Saya rasa dia [Odegaard] masuk ke lapangan dengan sangat baik, dan tim pun meningkatkan tempo permainan dan lebih mengancam untuk mencapai area yang ingin kami masuki.”
Pergantian di babak pertama tentu bukan keputusan ringan, apalagi bagi pemain yang baru kembali mendapat kesempatan sebagai starter. Namun Arteta menegaskan bahwa performa Eze bukanlah sumber kekhawatiran besar.
“Yah, saya pikir dia punya momen-momen bagus. Dan tidak mudah ketika Anda pindah ke klub baru, selalu seperti ini.”
“Saat Anda bermain melawan tim seperti ini, dan bola sering kali tidak berada di lapangan, dan Anda harus terus-menerus mematahkan serangan lawan dan melakukan itu, terutama untuk pemain menyerang dan kreatif, itu lebih sulit.”
Secara keseluruhan, Arteta melihat pertandingan ini sebagai tantangan yang memang tidak mudah bagi pemain kreatif seperti Eze. Brentford tampil agresif dan memaksa Arsenal lebih banyak berduel serta bekerja tanpa bola.
Hasil imbang tersebut membuat keunggulan Arsenal di puncak klasemen menyusut dari enam poin menjadi empat. Tekanan pun semakin terasa, terutama dengan Manchester City yang terus membayangi.
Meski begitu, Arteta memilih tetap tenang menghadapi situasi ini.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
