
Pelatih Barcelona Hansi Flick. (Dok. Instagram/@hansiiflick_official)
JawaPos.com - Barcelona dibuat tak berkutik saat bertandang ke Metropolitano. Dalam leg pertama semifinal Copa del Rey, tim asuhan Hansi Flick dihajar 4-0 oleh Atletico Madrid—empat gol yang semuanya lahir di babak pertama.
Malam buruk itu dimulai dari gol bunuh diri Eric García yang membuka keran gol tuan rumah. Setelah itu, Antoine Griezmann, Ademola Lookman, dan Julián Álvarez bergantian menambah penderitaan Blaugrana. Khusus Álvarez, gol tersebut sekaligus mengakhiri paceklik 11 laga tanpa golnya.
Barcelona memang tampil lebih rapi di babak kedua, tetapi kerusakan sudah terlanjur terjadi.
Barcelona Mendapat Pelajaran
Melansir ESPN, Flick tak berusaha mencari pembenaran. Ia mengakui timnya tampil jauh dari standar, terutama sebelum jeda.
"Kami tidak bermain bagus di babak pertama sebagai sebuah tim," kata Flick dalam konferensi pers pasca pertandingan.
"Kami terlalu menjaga jarak antar pemain. Kami tidak melakukan pressing seperti yang kami inginkan."
Secara taktik, jarak antarlini yang terlalu renggang membuat Atletico leluasa mengatur tempo. Pressing yang biasanya jadi identitas Barca di bawah Flick pun tak terlihat.
"Dalam 45 menit pertama atau lebih, kami mendapat pelajaran. Terkadang hal itu baik di saat yang tepat. Mungkin hari ini adalah saat yang tepat."
Nada bicara Flick terdengar realistis. Ia sadar timnya dihukum karena kurangnya intensitas dan determinasi sejak menit awal.
Meski begitu, ia tetap membela para pemainnya.
"Saya tetap bangga dengan tim saya, mungkin tidak hari ini di 45 menit pertama, tetapi sepanjang musim. Ketika Anda melihat berapa banyak cedera yang kami alami sepanjang musim, bagaimana kami beradaptasi... Hari ini adalah kekalahan yang berat tetapi saya bangga dengan tim saya."
Baca Juga: Makin Sah Jadi Saudara! Persija Jakarta dan Pelita Jaya Sepakat Usung Tekad Juara Bersama
Bagi Flick, ini bukan soal satu malam buruk semata, melainkan bagian dari proses tim muda yang sedang berkembang.
Masih Ada Harapan di Camp Nou

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
