
Pemain Barcelona Pau Cubarsi. (Dok. Pau Cubarsi)
JawaPos.com - Direktur Olahraga Barcelona, Deco, melontarkan kritik keras terhadap penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) setelah timnya menderita kekalahan telat dari Atletico Madrid di Stadion Metropolitano. Selain menyoroti performa buruk tim, Deco menilai keputusan wasit dan durasi peninjauan VAR sangat merugikan jalannya pertandingan.
Deco menyoroti dua insiden spesifik dalam laga tersebut. Pertama, dianulirnya gol Pau Cubarsi yang memakan waktu peninjauan hingga enam menit. Kedua, ia menilai pelanggaran keras Giuliano Simeone terhadap Alejandro Balde seharusnya diganjar kartu merah jika wasit meninjau tayangan ulang dengan lebih saksama.
Analisis Kekalahan
Mengenai hasil akhir 4-0 yang mencolok, Deco mengakui bahwa Blaugrana tidak tampil maksimal, terutama pada paruh pertama pertandingan.
"Hasil ini sangat berat. Kami tidak bermain dengan baik dan gagal meredam agresivitas lawan di babak pertama, meski ada perbaikan di babak kedua. Atletico adalah tim besar yang akan menghukum setiap kesalahan," ujar Deco dikutip melalui laman Marca, Jumat (13/2).
Optimisme Menatap Leg Kedua
Meski kalah telak, Deco tetap optimis menyambut laga penentuan di kandang. Ia meyakini sejarah Barcelona yang kerap melakukan remontada atau kebangkitan luar biasa bisa terulang kembali.
"Tim ini memiliki kapasitas untuk bangkit. Memang akan sulit, tetapi tidak ada yang mustahil bagi kami," tegasnya.
Sorotan terhadap VAR dan Strategi
Kekecewaan utama mantan pemain tim nasional Portugal tersebut tertuju pada efektivitas VAR yang dianggap tidak memberikan perbaikan signifikan bagi sepak bola.
"Saya tidak melihat adanya peningkatan kualitas dengan keberadaan VAR. Keputusannya semakin sulit dipahami, bahkan terkadang membutuhkan waktu hingga sepuluh menit hanya untuk menentukan satu momen," keluh Deco.
Terkait keputusan taktis menarik keluar Marc Casado, Deco menjelaskan bahwa hal tersebut murni demi keamanan tim. Mengingat Casado sudah mengantongi kartu kuning, risiko pelanggaran saat menghalau serangan balik Atletico dinilai terlalu besar, terlebih kondisi lapangan yang membuat pemain sering terpeleset.
Sebagai penutup, ia kembali menegaskan ketidakadilannya terhadap insiden pelanggaran Simeone.
"Jika VAR meninjau tekel Simeone terhadap Balde, seharusnya itu juga berbuah kartu merah," tegasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022