
Rekor Penonton UEFA Youth League. (Istimewa)
JawaPos.com - Tim U-19 Cologne berhasil mencatat sejarah di UEFA Youth League setelah memecahkan rekor penonton untuk kategori laga usia muda.
Sebanyak 50.000 suporter hadir di RheinEnergieStadion, Jerman, untuk menyaksikan tim kesayangan mereka menghadapi Inter Milan, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Trabzonspor saat menjamu Inter Milan di Turki dengan 40.368 penonton pada April 2025.
Atmosfer di stadion memang luar biasa. Dua tingkat tribun penuh sesak oleh fans yang membanjiri stadion dengan warna merah-putih yang menjadi warna kebesaran Cologne.
Tiket untuk laga ini sendiri sudah habis terjual lebih dari seminggu sebelum pertandingan dimulai, membuktikan antusiasme luar biasa publik Jerman terhadap sepak bola usia muda.
Sayangnya, semangat dan dukungan ribuan suporter tersebut tidak cukup membawa kemenangan bagi tim muda Cologne.
Inter Milan berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1, menegaskan pengalaman dan kualitas mereka di level internasional.
Mattia Mosconi dan rekan-rekannya tampil meyakinkan, memanfaatkan setiap peluang yang ada dan menjaga keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan.
Kendati kalah, pencapaian ini tetap menjadi momen penting bagi sepak bola Jerman. Musim ini, tim senior Cologne berada di posisi ke-10 Bundesliga dan terakhir kali tampil di kompetisi Eropa pada musim 2022-23 di Conference League.
Namun, basis sulorter yang kuat terlihat dari rata-rata penonton di kandang yang mencapai 50.000, menempatkan Cologne di peringkat ketujuh tertinggi Jerman, bahkan mengungguli klub-klub besar seperti Werder Bremen dan Bayer Leverkusen.
Rekor penonton ini juga menunjukkan bagaimana sepak bola usia muda kini mampu menarik perhatian publik setara laga senior.
Para pemain muda Cologne mendapatkan pengalaman berharga bermain di depan ribuan mata, sekaligus motivasi untuk terus berkembang.
Meski hasil akhir tidak berpihak pada tuan rumah, pertandingan ini membuktikan bahwa antusiasme dan dukungan suporter mampu menciptakan atmosfer yang luar biasa, memberi warna baru bagi kompetisi UEFA Youth League.
Kedepannya, laga-laga seperti ini bisa menjadi panggung penting bagi bakat-bakat muda untuk bersinar dan menunjukkan kualitas mereka di level Eropa.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
