
Real Madrid gagal finis di delapan besar fase liga di Liga Champions harus menjalani babak play off. (ig @realmadrid)
JawaPos.com-Real Madrid kembali kalah di Liga Champions. Kekalahan 2-4 dari Benfica di Lisbon menjadi pukulan telak yang menjatuhkan Los Blancos dari posisi ketiga ke peringkat kesembilan klasemen fase liga.
Target finis di delapan besar pun sirna. Real Madrid harus bersiap menjalani babak play off Liga Champions.
Perhitungannya sebenarnya sederhana sebelum laga terakhir itu. Menang berarti aman di delapan besar, imbang masih membuka peluang.
Namun, tak satu pun skenario ideal terwujud. Hasil negatif di Portugal memaksa Madrid mengulang cerita musim lalu, harus berjuang lebih awal di fase tambahan kompetisi paling prestisius Eropa ini.
Melansir Defensa Central, seperti deja vu, Real Madrid kini tak bisa sepenuhnya mengalihkan fokus ke agenda domestik. Beberapa pekan ke depan akan diisi dengan jadwal padat dan tekanan tinggi.
Idealnya, skuad asuhan Arbeloa ingin memanfaatkan waktu untuk berlatih lebih intens di Valdebebas, memulihkan kondisi fisik, dan mempersiapkan fase penentu musim.
Dengan Pintus kembali mengatur menu kebugaran, hari-hari latihan berat hampir pasti menanti di Real Madrid City. Namun rencana itu kini harus disesuaikan. Prioritas utama jelas, lolos dari babak play off dan menjaga asa di Liga Champions tetap hidup.
Sebagai tim peringkat kesembilan, Real Madrid akan menghadapi salah satu dari dua tim terbawah di antara 24 besar, Benfica atau Bodo/Glimt. Keduanya sama-sama tidak bisa dipandang sebelah mata.
Benfica, yang baru saja mengalahkan Madrid, telah membuktikan bahwa mereka mampu menyulitkan Los Blancos. Sementara itu, Bodo/Glimt juga membawa reputasi sebagai pembunuh raksasa setelah menaklukkan Atletico Madrid di Metropolitano. Artinya, siapa pun lawannya, Madrid tidak akan mendapat jalan mudah.
Meski demikian, ada sedikit kabar baik. Real Madrid akan memainkan leg kedua babak play off di kandang sendiri. Keuntungan ini diharapkan bisa menjadi penopang mental dan teknis saat tekanan memuncak.
Masalahnya tidak berhenti di babak play off. Jika berhasil melaju, Real Madrid justru harus memainkan leg kedua babak 16 besar di kandang lawan. Dalam format Liga Champions musim ini, hak istimewa itu akan dimiliki tim unggulan atau tim yang berhasil menyingkirkan mereka.
Calon lawan di babak 16 besar pun bukan nama sembarangan, Sporting Lisbon atau Manchester City. Dua opsi yang sama-sama menyimpan potensi bahaya besar. Artinya, satu kesalahan kecil di fase ini bisa berujung pada konsekuensi panjang.
Untuk saat ini, Real Madrid tak punya pilihan selain melangkah setahap demi setahap. Play off adalah rintangan pertama yang harus dilewati.
Setelah itu barulah Los Blancos bisa kembali bermimpi lebih jauh. Liga Champions, seperti biasa, tak pernah memberi ampun bagi mereka yang lengah.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
