
Aston Villa hancurkan kutukan 21 tahun di St James Park. (@AVFCOfficial/X)
JawaPos.com–Aston Villa sukses memutus tren negatif 17 laga tanpa kemenangan di St James Park sejak 2005. Villa membungkam tuan rumah Newcastle United dengan skor 2-0 pada Minggu (25/1).
Kemenangan itu membuat skuad asuhan Unai Emery saat ini menyamai perolehan poin Manchester City yang duduk di peringkat kedua klasemen Premier League. Dilansir dari ESPN, Unai Emery melakukan penyegaran skuad pasca kemenangan di Liga Europa tiga hari sebelumnya melawan Fenerbahce.
Lima pemain, termasuk Amadou Onana dan Pau Torres langsung diturunkan sebagai starter. Strategi itu terbukti ampuh meredam agresivitas The Magpies.
Laga baru berjalan 38 detik tetapi Emi Martinez sudah dipaksa melakukan penyelamatan penting terhadap tembakan Sandro Tonali.
Dominasi Aston Villa baru mulai terlihat pada menit ke-19 ketika Emi Buendia mencetak gol ketujuhnya musim ini. Sepakan indah dari luar kotak penalti menghujam pojok gawang Nick Pope.
Newcastle mencoba membalas melalui sundulan Lewis Miley di akhir babak pertama. Tapi Martinez kembali mampu menjaga gawang tetap aman.
Aksi heroik Martinez itu juga menjadi salah satu kunci Aston Villa dapat mencatatkan clean sheet ketujuh mereka musim ini.
Di babak kedua, Newcastle meningkatkan intensitas serangan melalui Kieran Trippier dan Anthony Gordon. Namun, masuknya Tyrone Mings dan Lucas Digne dari bangku cadangan membuat pertahanan Villa tetap solid.
Leon Bailey yang juga masuk pada menit ke-59 menggantikan Jadon Sancho mencatatkan penampilan pertamanya setelah kembali dari masa pinjaman di AS Roma.
Kemenangan Aston Villa akhirnya terkunci pada menit ke-88. Berawal dari umpan silang Lucas Digne, Ollie Watkins berhasil melepaskan sundulan yang melewati sela-sela kaki Nick Pope. Laga pun berakhir dengan skor 2-0 tanpa balasan dari tim asuhan Eddie Howe.
Dalam wawancara usai laga, Howe menyoroti ketidakmampuan timnya memaksimalkan peluang, terutama di area pertahanan lawan. Howe merasa kualitas operan terakhir (final ball) timnya tidak berada di level terbaik.
“Tentu mengecewakan bisa kalah. Saya pikir performa kami hari ini campur aduk, ada banyak hal baik, tetapi ada juga yang tidak begitu bagus. Terutama dari perspektif menyerang di sekitar kotak penalti mereka. Saya rasa operan terakhir kami meleset hari ini,” ujar Howe.
Howe juga mengakui bahwa penyelamatan gemilang Emi Martinez pada detik-detik awal terhadap peluang Sandro Tonali menjadi titik balik mental timnya. Gol kedua Ollie Watkins di akhir laga pun dianggapnya sebagai pukulan telak yang mematikan semangat juang anak asuhnya.
"Sandro tentu saja memiliki momen besar tepat di awal pertandingan, dia melakukannya dengan sangat baik untuk menerobos. Namun, kiper mereka (Aston Villa) melakukan penyelamatan luar biasa. Rasanya bola seolah tidak mau masuk bagi kami hari ini,” tambah Howe.
Kekalahan itu menjadi catatan serius bagi Howe karena produktivitas gol The Magpies mulai melandai.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
