
Dani Carvajal. (Ig @carvajal)
JawaPos.com - Awal kepemimpinan Álvaro Arbeloa sebagai pelatih Real Madrid ternyata jauh dari kata mulus. Baru beberapa hari menukangi tim utama, keretakan internal pertama sudah muncul ke permukaan.
Sosoknya bukan pemain sembarangan: Dani Carvajal, kapten tim dan figur berpengaruh di ruang ganti, disebut menjadi pemain pertama yang mengambil jarak dari manajer baru tersebut.
Semua berawal dari laga melawan Albacete, pertandingan yang akhirnya menjadi titik balik awal era Arbeloa.
Melansir El Nacional, dalam momen tersebut, sang pelatih secara terbuka menyalahkan Carvajal atas perannya dalam gol ketiga yang bersarang ke gawang Madrid.
Kritik langsung ini tidak diterima dengan baik oleh sang bek kanan. Carvajal menilai tudingan itu tidak adil dan merasa dirinya dijadikan contoh semata-mata untuk menunjukkan otoritas pelatih baru.
Carvajal merasa Arbeloa terlalu fokus padanya sejak hari pertama. Ia menilai tuntutan yang diberikan kepadanya jauh lebih tinggi dibanding pemain lain, sesuatu yang sulit ia terima setelah bertahun-tahun menunjukkan komitmen penuh untuk klub.
Masalah utamanya bukan sekadar kritik teknis. Cara penyampaian Arbeloa-lah yang paling mengganggu.
Bagi Carvajal, koreksi semacam itu seharusnya dilakukan secara tertutup, bukan dengan mengekspos kapten tim di depan publik dan ruang ganti setelah baru beberapa sesi latihan.
Sikap tersebut dianggap melanggar kode etik tak tertulis di dalam tim dan berpotensi merusak kepercayaan. Situasi ini membuat Carvajal menjadi figur pertama yang menjauh dari Arbeloa di ruang ganti. Dampaknya tentu tidak kecil.
Sebagai kapten dan pemain senior, sikap Carvajal akan diamati oleh rekan-rekannya. Jika ketidakpuasan ini menyebar, posisi Arbeloa bisa semakin tertekan.
Konflik yang Berpotensi Membesar
Di internal klub, kondisi ini mulai menimbulkan kekhawatiran. Proyek baru bahkan belum berjalan penuh, namun konflik sudah terjadi dengan salah satu pemimpin utama tim.
Baca Juga: Florentino Perez Bertindak, Empat Pemain Real Madrid Masuk Bursa Transfer Usai Kalah dari Albacete
Sejarah Real Madrid menunjukkan bahwa ketika seorang kapten mulai membelakangi pelatih, masalah biasanya berkembang dengan cepat.
Di sisi lain, Arbeloa tetap teguh pada pendiriannya. Ia meyakini bahwa otoritas harus ditegakkan sejak hari pertama dan tidak ada satu pun pemain yang berada di atas proyek tim.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022