
Real Madrid tetap kompetitif meski tanpa Kylian Mbappe. (ig @realmadrid)
JawaPos.com-Real Madrid memasuki Piala Super Spanyol dengan tantangan yang jelas di depan mata. Perebutan gelar pertama tahun ini harus dijalani tanpa andalan lini depan mereka.
Kylian Mbappe dipastikan absen dari semifinal melawan Atletico Madrid akibat cedera lutut. Situasi yang secara alami memunculkan tanda tanya besar.
Melansir Madrid Universal, sekilas ini menjadi kerugian besar bagi tim yang sepanjang musim kerap bergantung pada ketajaman penyerang asal Prancis tersebut. Kekhawatiran itu terasa masuk akal, apalagi jika mengingat satu-satunya kekalahan Real Madrid di laga tanpa Mbappe musim ini, kekalahan di Liga Champions UEFA melawan Manchester City.
Hasil tersebut seolah memperkuat narasi bahwa absennya Mbappe bisa menjadi masalah serius, terutama di pertandingan dengan tekanan tinggi. Namun, jika ditarik sedikit ke belakang dan dilihat secara lebih utuh, ceritanya ternyata tidak sesederhana itu.
Dari perspektif yang lebih luas, gambaran Real Madrid tanpa Mbappe justru cukup meyakinkan. Sejak kedatangannya, Los Blancos telah memainkan 11 pertandingan tanpa sang bintang dan mencatatkan tujuh kemenangan, tiga hasil imbang, serta hanya satu kekalahan.
Menariknya, satu-satunya hasil negatif itu tetaplah kekalahan dari Manchester City di Santiago Bernabeu. Laga melawan Atletico Madrid nanti juga akan menjadi momen spesial tersendiri.
Untuk pertama kalinya, Mbappe absen dua kali menghadapi lawan yang sama dengan seragam Real Madrid. Sebelumnya, dia tidak tampil di derbi September 2024 di Metropolitano yang berakhir imbang 1-1 di La Liga.
Pengingat lain datang pada Desember, saat Mbappe diistirahatkan karena ketidaknyamanan fisik demi fokus ke final Piala Interkontinental. Tanpa dirinya, Madrid bermain imbang 3–3 secara dramatis melawan Rayo Vallecano.
Beberapa bulan kemudian, pada Februari, Mbappe kembali absen di Copa del Rey melawan Leganes. Hasilnya? Kemenangan 3-2, dengan Gonzalo Garcia tampil sebagai pahlawan lewat gol penentu di waktu tambahan.
Setelah itu, Real Madrid terus menunjukkan stabilitas meski tanpa Mbappe. Mereka meraih kemenangan atas Real Sociedad, Athletic Club, dan Getafe.
Di Piala Dunia Antarklub, kondisi fisik kembali memaksa Mbappe menepi. Gonzalo Garcia dipercaya menjadi starter, dan Madrid mencatat hasil imbang melawan Al Hilal serta kemenangan atas Pachuca dan RB Salzburg.
Secara statistik, performa Madrid tanpa Mbappe terbilang solid. Dalam pertandingan-pertandingan tersebut, mereka mencetak 23 gol, rata-rata 2,09 gol per laga dan hanya kebobolan 11 gol.
Angka ini menunjukkan bahwa meski kehilangan pencetak gol utama, Real Madrid tetap kompetitif, seimbang, dan mampu tampil efektif saat berada di panggung perebutan trofi.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
