Kapten FC Goa, Iker Guarrotxena, saat menghadapi Al-Nassr. (Instagram/@iguarrotxena)
JawaPos.com - Pertandingan semifinal India Super Cup antara FC Goa dan Mumbai FC akhir pekan lalu berlangsung panas bahkan sebelum peluit pertama berbunyi.
Kapten FC Goa, Iker Guarrotxena, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah bahkan sebelum kick off, sebuah kejadian langka yang langsung jadi sorotan publik sepak bola India.
Insiden bermula saat petugas pertandingan melakukan pemeriksaan rutin perlengkapan pemain di lorong stadion.
Menurut regulasi turnamen, pemain tidak diperbolehkan menggunakan boxer atau innerwear dengan warna yang berbeda dari warna celana pertandingan.
Guarrotxena kedapatan memakai boxer berwarna hitam, yang bertentangan dengan aturan tersebut. Wasit kemudian memberi peringatan, namun situasi memanas ketika sang kapten melontarkan ucapan tidak pantas kepada ofisial.
Ia disebut mengucapkan kalimat kasar “f**k off”, yang membuat wasit langsung mengeluarkan kartu merah sebelum pemain asal Spanyol itu sempat menginjak rumput pertandingan.
Keputusan tersebut mengejutkan para pemain dan staf pelatih FC Goa. Bermain tanpa sang kapten tentu bukan kondisi yang ideal, apalagi di laga penting seperti semifinal.
Meski begitu, tim asuhan Manolo Márquez mampu menunjukkan ketenangan dan fokus. Mereka berhasil bangkit dari situasi sulit dan menuntaskan pertandingan dengan kemenangan 2-1 atas Mumbai FC Kamis (4/12/2025).
Gol kemenangan FC Goa lahir melalui permainan cepat dan disiplin yang menjadi ciri khas mereka sepanjang musim.
Meski mendapatkan tekanan kuat dari Mumbai, terutama di babak kedua, pertahanan Goa tampil solid hingga peluit akhir. Kemenangan ini memastikan langkah mereka ke final India Super Cup meski diterpa drama sejak awal.
Manajemen FC Goa belum memberikan pernyataan resmi terkait potensi sanksi lanjutan untuk Guarrotxena. Biasanya, kartu merah akibat perilaku tidak sportif dapat berujung larangan bermain lebih dari satu pertandingan.
Hal ini tentu menjadi perhatian mengingat peran penting Guarrotxena sebagai pemimpin di lapangan.
Kejadian unik ini tak hanya menjadi bahan pembicaraan di kalangan suporter, tetapi juga memunculkan diskusi soal pentingnya memahami detail regulasi pertandingan.
Meski terlihat sepele, aturan mengenai perlengkapan pemain memang wajib dipatuhi demi menjaga keseragaman dan profesionalisme di lapangan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
