
Xabi Alonso.
JawaPos.com - Real Madrid kembali kehilangan poin penting dan kali ini taruhannya lebih besar. Hanya penalti Kylian Mbappé yang menyelamatkan Los Blancos dari kekalahan saat bertandang ke Estadi Montilivi.
Laga berakhir 1-1 melawan Girona yang sedang berjuang keluar dari zona degradasi, sekaligus memperpanjang rentetan hasil imbang Madrid menjadi tiga pertandingan beruntun di La Liga.
Hasil tersebut membuat posisi puncak klasemen lepas dari genggaman. Barcelona kini berada satu poin di atas Madrid setelah meraih kemenangan atas Deportivo Alavés. Situasi yang tentu membuat tensi di ibu kota Spanyol naik beberapa derajat.
Alonso Tetap Tenang di Tengah Tekanan
Melansir situs resmi Real Madrid, usai pertandingan, Xabi Alonso muncul di hadapan media dengan sikap yang tetap kalem. Ia menilai timnya sudah menunjukkan perkembangan, terutama setelah jeda turun minum.
“Saya rasa ada peningkatan, terutama di babak kedua. Kami menekan lebih keras dan menciptakan lebih banyak peluang. Kami kurang akurat dalam memanfaatkan peluang-peluang yang kami miliki untuk meraih tiga poin. Tapi kami masih di dalamnya, semuanya sangat ketat. Musim ini masih panjang dan kami harus terus melaju,” ujar Alonso.
Soal potensi penalti untuk Rodrygo di menit akhir, Alonso mengaku belum melihat tayangannya secara langsung.
“Saya tidak melihatnya, tetapi saya diberitahu bahwa itu adalah pelanggaran yang bisa ditinjau oleh VAR karena kontak tersebut. Ini mengejutkan, kita harus melihatnya. Ini adalah keputusan-keputusan penentu yang bisa mengubah jalannya pertandingan,” tambahnya.
Meski performa Madrid sedang menurun, Alonso menegaskan bahwa fase naik-turun adalah hal yang tak terhindarkan dalam sebuah musim panjang.
“Ada beberapa fase dalam satu musim. Ada fase-fase tertentu, terutama di awal musim, ketika kami terus-menerus jauh dari rumah,” ujarnya.
“Dalam beberapa pertandingan terakhir, ada fase di mana babak kedua jauh lebih baik daripada babak pertama, dan kami mampu bangkit.”
Tentang apa yang salah di laga kontra Girona, Alonso menjelaskan.
"Tim memiliki keinginan untuk membalikkan keadaan setelah tertinggal 1-0. Kami memiliki tiga atau empat peluang bersih di dalam kotak penalti untuk mencetak gol kedua dan menang. Kami harus terus mematok standar tinggi yang dibutuhkan untuk bermain bagi Real Madrid. Musim ini masih panjang.”
Ketika ditanya soal hilangnya enam dari sembilan poin terakhir, Alonso tak ingin memperkeruh situasi.
“Tidak ada keluhan karena saya suka reaksinya. Reaksi itu memang tidak cukup untuk membalikkan keadaan, tapi kami hampir menang. Kita harus melanjutkan persatuan yang kita miliki, dengan kritik diri yang diperlukan, dan dengan keinginan untuk menang di laga tandang. Kita punya peluang pada hari Rabu di Bilbao dan kita lihat saja nanti.”

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
