
Nico Williams. (ig @nicolas_williams9)
JawaPos.com - Manajer Athletic Club, Ernesto Valverde, tampil lugas usai malam yang sulit di Spotify Camp Nou yang baru dibuka kembali.
Dilansir dari barcauniversal.com, Barcelona tampil dominan, namun Valverde menegaskan bahwa skuadnya seharusnya mendapat apresiasi atas performa solid di babak pertama sebelum segalanya berbalik ke arah yang salah.
Berbicara tak lama setelah laga usai, Valverde membedah jalannya pertandingan dengan tegas, jujur, dan tanpa basa-basi.
"Setelah tertinggal 1-0, kami bangkit dan memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan. Pertandingan berjalan terbuka, tetapi kemudian serangkaian kemunduran terjadi, skor 2-0, gol di awal babak kedua, dan kartu merah," jelas Valverde.
“Semua yang terjadi semakin buruk. Tekel kami di kedua babak terlalu lemah, dan tim-tim ini tidak memaafkan kesalahan. Kami tidak memanfaatkan peluang kami; saya tidak punya banyak hal lain untuk dikatakan. Kami menderita sampai akhir,” lanjutnya.
Camp Nou “Membidik” Nico Williams
Salah satu cerita besar malam itu tak lain adalah sorakan publik Camp Nou kepada Nico Williams.
Setiap kali winger muda itu menyentuh bola, sorakan keras langsung menggema. Atmosfer panas itu tak lepas dari kegagalan Barcelona merekrutnya dalam dua bursa transfer terakhir, situasi yang membuat publik Camp Nou tampak “punya urusan” sendiri dengannya.
Valverde menanggapi isu itu dengan kepala dingin. Dengan nada tenang, ia membahas bagaimana sang pemain menghadapi tekanan tersebut.
“Orang-orang bebas berekspresi sesuka hati. Mereka mencemoohnya setiap kali dia menyentuh bola, dan dia berhasil mengatasinya dengan berbagai tingkat keberhasilan. Dia punya peluang untuk mencetak gol,” komentar Valverde.
“Ini adalah situasi yang harus dihadapi pemain sepanjang karier mereka. Anda harus menghadapinya dengan tenang; dalam kasus seperti ini, lebih baik meminta bola dan bersikap berani, dan menurut saya dia melakukannya,” tambahnya.
Setelah komentar Valverde, suara lain dari dalam ruang ganti muncul. Kali ini dari gelandang senior Inigo Ruiz de Galarreta, salah satu figur yang dikenal tetap stabil dalam situasi panas.
“Saya sudah menduga suasana seperti ini, dan saya lihat dia tenang,” ujarnya.
Bagi Athletic Club, malam itu mungkin penuh frustrasi. Namun, ada pengakuan yang tak terelakkan, bahwa Barcelona bermain ganas dan efisien dan itulah pembeda nyata di Camp Nou malam itu. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022