
Xabi Alonso. (ig @realmadrid)
JawaPos.com - Carlo Ancelotti, yang telah mempersembahkan gelar Liga Champions ke-15 untuk Real Madrid, mengakhiri masa baktinya di klub tersebut pada akhir musim lalu.
Namun musim penutupnya berjalan kurang baik karena Real Madrid gagal memenangkan satu pun gelar utama, baik di liga domestik maupun Liga Champions.
Kini, kursi pelatih diisi oleh mantan anak asuhnya, Xabi Alonso. Meski mengawali musim dengan baik, performa Real Madrid mulai dipertanyakan setelah menelan kekalahan di Anfield dan hanya bermain imbang di Vallecas.
Banyak pihak menilai bahwa skuad Real Madrid sedang berada dalam situasi krisis, meskipun faktanya mereka masih memimpin klasemen La Liga dan menempati posisi delapan besar di Liga Champions.
Dalam wawancaranya bersama as.com, Ancelotti yang kini melatih timnas Brasil memberikan dukungan sekaligus nasihat kepada Xabi Alonso yang dianggap tengah menghadapi tekanan besar di Real Madrid.
Xabi Alonso Harus Terbiasa dengan Tekanan di Real Madrid
Menangani klub sebesar Real Madrid jelas berbeda dibandingkan melatih tim seperti Bayer Leverkusen. Dengan banyaknya pemain top di ruang ganti, tuntutan publik kepada Alonso akan sangat tinggi.
Dalam wawancaranya, Ancelotti menyoroti situasi terkini sang pelatih. Ia memberi nasihat agar Alonso terbiasa dengan tekanan tersebut. Menurutnya, ketika melatih Real Madrid, bahkan hasil imbang saja bisa disambut dengan reaksi negatif.
“Saya tidak bisa memberinya nasihat apa pun. Saya menonton semua pertandingan Real Madrid untuk mengikuti perkembangan Brasil. Dia memenangkan hampir setiap pertandingan, tetapi sayangnya, dalam sepak bola, kita tidak selalu bisa menang,” ucap Ancelotti.
"Satu hal yang saya pelajari di Real Madrid adalah bahwa hasil imbang adalah awal dari krisis. Tidak ada lelucon tentang itu. Kami harus terbiasa dengan itu,” tambahnya.
Meski begitu, Ancelotti juga menyindir para penggemar yang terlalu menuntut dan kurang sabar terhadap proses yang dijalani skuad Real Madrid bersama pelatih barunya.
“Satu-satunya pemimpin di La Liga dan delapan besar di Liga Champions. Apa lagi yang mereka inginkan!”
Ancelotti kemudian memberi penilaian terhadap tim Real Madrid saat ini. Menurut mantan pelatih AC Milan tersebut, Alonso sejauh ini telah membangun tim yang solid, berbeda dengan apa yang diberitakan media belakangan ini.
“Saya melihat tim yang solid, terutama di lini belakang, dan sangat kuat dalam menyerang. Mbappé bermain sangat baik dan Bellingham sudah kembali. Saya yakin Xabi bisa sukses tanpa masalah,” ungkapnya.
Wawancara tersebut ditutup dengan harapan Ancelotti untuk mengulang kesuksesan Brasil meraih Piala Dunia kembali sejak terakhir kali di tahun 2002. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022