
Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel memberi arahan kepada Tino Livramento dan Anthony Gordon. (AP/Andrew Yates/Profimedia)
JawaPos.com–Timnas Inggris berhasil meneruskan rekor tak terkalahkan dalam kualifikasi Piala Dunia grup K. Inggris menundukkan Serbia 2–0 di Stadion Wembley, London, pada Jumat (14/11) dini hari WIB.
Dua gol pasukan The Three Lions disumbangkan dua pemain Arsenal, Bukayo Saka yang membuka keunggulan pada menit ke-28. Saka memanfaatkan tepisan kiper Serbia Predrag Rajkovic, yang disambut tendangan voli ke sudut tiang jauh membawa Inggris unggul.
Eberiche Eze menggandakan keunggulan setelah menerima umpan Foden mengawali serangan balik Inggris di menit ke-90. Penyelesaian first-time memukau, melengkung ke pojok kanan atas gawang, menjadi gol kedua bagi gelandang serba bisa untuk tim nasional.
Peluit panjang tanda akhir laga dibunyikan menandai pasukan Thomas Tuchel meneruskan rekor clean sheet di babak grup kualifikasi ini dengan sang pelatih juga memuji Jordan Pickford dan empat bek sejajar andalannya.
“Kami ingin memiliki kualitas, kontribusi, dan energi baru dari bangku cadangan yang kami dapatkan. Kami menciptakan peluang, peluang-peluang kecil, dan mencetak gol,” buka Tuchel pasca pertandingan.
“Kami memiliki beberapa momen untuk mempertahankan clean sheet kami. Pujian khusus untuk Jordan (Pickford) dan empat bek kami hari ini. Di babak kedua, tekanan tidak selalu tepat dan kami membiarkan Serbia lolos (pertahanan kami)," imbuh dia.
“Ada beberapa upaya intens (perjuangan keras) yang harus kami berikan untuk mendapatkan clean sheet dan memenangkan pertandingan (melawan Serbia ini), tandas juru taktik Jerman berusia 52 tahun ini," papar Tuchel.
Tuchel juga menyebut kemenangan 2 – 0 atas Serbia ini adalah pertandingan yang rumit. Pasukan The Three Lions harus beradaptasi untuk mempertahankan pertandingan ini tetap intens dan ketat.
“Pertandingan yang sulit, pertandingan yang rumit, kami harus beradaptasi dan fleksibel. Mungkin sepanjang pertandingan kami kurang presisi dengan umpan terakhir, kalau tidak, kami bisa menciptakan lebih banyak peluang dan mencetak gol lebih awal agar sedikit lebih tenang," terang dia.
“Tapi saya menyukainya, pertandingan tetap intens dan ketat. Kami bisa melihat kualitas mereka. Saya senang dengan pertandingan uji coba ini. Itu adalah sebuah ujian. Sikap mereka tepat,” tandas Tuchel.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
