Bek muda Manchester United, Leny Yoro. (Richard Lee/Shutterstock)
JawaPos.com – Bek tengah Manchester United, Leny Yoro, menegaskan bahwa ia tidak menyesal pernah menolak tawaran Real Madrid demi berseragam Setan Merah di Old Trafford musim panas 2024.
Yoro telah tampil dalam 10 pertandingan Man United di Liga Inggris awal musim ini, tujuh di antaranya sebagai starter, dan memainkan peran krusial dalam peningkatan performa klub belakangan ini.
Dengan raihan 17 poin dan (+1) selisih gol, Setan Merah hanya terpaut dua poin dari rival sekota, Manchester City yang berada di posisi kedua, jauh dari musim pertama Yoro yang buruk setelah transfernya senilai GBP 58,8 juta dari Lille.
Filosofi 3-4-2-1 ala Ruben Amorim yang kini semakin dipahami oleh skuad Man United, rekrutan baru Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, dan Benjamin Sesko telah membantu mempercepat kebangkitan tim asal Manchester ini.
Suasana hati dan atmosfer di Old Trafford dan Carrington, serta narasi di media, telah membaik secara signifikan. Kini, Yoro, dalam wawancaranya dengan The Telegraph, mengatakan bahwa ia tak pernah menyesal bergabung dengan Man United ketimbang Real Madrid.
"Saya tidak pernah merasa menyesal. Saya tahu Manchester United, saya tahu terkadang Anda bisa mengalami musim yang buruk, tetapi klub ini adalah klub papan atas (dunia), jadi Anda tidak boleh meragukannya,” jelas Yoro.
“Saya (tahu) tentang proyek klub (United) ini sebelum saya datang. Tentu saja saya tidak bisa berharap tahun pertama berakhir di posisi ke-15 (Liga Inggris). Tetapi ini juga beberapa hal yang perlu Anda hadapi."
"Memiliki direktur klub, pelatih, rekan setim, yang mendorong Anda setiap hari, Anda bisa memiliki kepercayaan diri. Anda harus selalu bersemangat setiap hari dan berusaha melakukan yang terbaik."
“Bukan hanya Madrid atau United, saya melihat banyak klub (mencoba mendekati saya). Pilihan saya adalah Manchester (United) dan saya sangat senang dengan (kepindahan) ini," tambah bek berusia 19 tahun ini.
Musim pertama Yoro di Man United menyaksikan pemecatan Erik ten Hag sebagai manajer dan penggantinya, Amorim, yang gagal membalikkan keadaan. Akibatnya, Setan Merah mencatatkan finis terendah mereka dalam sejarah Liga Inggris di peringkat ke-15.
Tetapi, perjalanan mereka ke final Liga Eropa adalah satu-satunya jalur potensial mereka ke kompetisi Eropa untuk musim 2025/2026, sayangnya partai puncak itu harus berakhir mengecewakan karena Tottenham Hotspur menang tipis dengan selisih satu gol.
Man United mengalami kerugian finansial sebagai akibatnya, kehilangan pendapatan yang sangat besar karena tidak bermain di Liga Champions atau Eropa, tetapi hari istirahat tambahan tampaknya memberi Amorim waktu yang dibutuhkan untuk menerapkan ide-idenya.
Hal ini juga mengurangi jumlah cedera pilar-pilar penting Man United yang kini tersisa Lisandro Martinez. Dengan sehatnya pemain Setan Merah, menghasilkan pemilihan tim yang lebih konsisten bagi pelatih asal Portugal tersebut.
“Saya pikir semua orang tahu musim lalu adalah musim yang sangat emosional (bagi Man United). Bahkan, bukan hanya untuk pelatih, tapi untuk semua orang. Sungguh sulit, sejujurnya. Terkadang sulit bagi kami untuk menghadapi pertandingan, menghadapi latihan. Jadi semua orang emosional,” lanjut Yoro.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
