Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 November 2025 | 16.37 WIB

Ditahan Imbang 2-2 oleh Qarabag di Liga Champions, Chelsea Gagal Menang

Pemain Chelsea Liam Delap dan Alejandro Garnacho. (Istimewa)

JawaPos.com - Chelsea harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 2-2 oleh Qarabag dalam laga penyisihan Liga Champions di Baku, Azerbaijan. Hasil tersebut membuat peluang The Blues untuk lolos langsung ke babak 16 besar semakin menipis, sementara tuan rumah kembali membuktikan diri sebagai kejutan turnamen musim ini.

Chelsea ditahan imbang 2-2 oleh Qarabag di Baku, harapan mereka untuk lolos langsung ke babak 16 besar Liga Champions kandas,” tulis ESPN dalam laporannya.

Laga dimulai dengan tekanan berat bagi tim tamu. Baru empat menit berjalan, gelandang muda Romeo Lavia harus ditarik keluar lapangan akibat cedera otot, meninggalkan lapangan dengan ekspresi frustrasi. Cedera tersebut menjadi kemunduran lain dalam perjalanan kariernya di Chelsea yang kerap terganggu masalah kebugaran.

Masuknya Moisés Caicedo sempat menghidupkan lini tengah, namun Chelsea gagal memanfaatkan peluang awal. Tyrique George, yang tampil di posisi penjaga gawang utama menggantikan Liam Delap memberikan umpan matang kepada Andrey Santos, tetapi tembakannya dari jarak dekat gagal membuahkan hasil.

Chelsea akhirnya membuka keunggulan pada pertengahan babak pertama. “Gol awal Estêvão tampaknya membawa Chelsea meraih kemenangan rutin setelah perjalanan sejauh 2.500 mil ke Eropa timur,” tulis ESPN. Berawal dari umpan Santos, pemain muda asal Brasil itu memotong dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan kaki kiri ke tiang dekat, membuat Chelsea unggul 1-0.

Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Qarabag yang tampil disiplin dan agresif memanfaatkan kesalahan lini belakang Chelsea. Jorrel Hato gagal mengantisipasi pergerakan Camilo Durán yang menembus kotak penalti, dan bola muntah hasil tembakannya disambar oleh Leandro Andrade lewat tendangan voli keras yang tak mampu dihentikan Marc Cucurella.

Bek muda Chelsea itu kembali menjadi sorotan tak lama kemudian. Handball yang dilakukannya di dalam kotak penalti membuat wasit menunjuk titik putih, dan Marko Jankovic dengan tenang mengeksekusi penalti untuk membawa Qarabag berbalik unggul 2-1 sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, Enzo Maresca melakukan perubahan penting dengan memasukkan Alejandro Garnacho. Keputusan itu terbukti tepat. Pada menit ke-52, Garnacho memanfaatkan bola pantul setelah umpan silangnya ke Estêvão diblok, lalu melepaskan tembakan keras melewati kiper Mateusz Kochalski untuk menyamakan kedudukan 2-2. ESPN menulis, “Gol di awal babak kedua dari pemain pengganti Alejandro Garnacho menyelamatkan Chelsea dari kekalahan, dan sulit untuk membantah bahwa mereka pantas mendapatkan lebih.”

Chelsea berusaha membalikkan keadaan lewat serangan bertubi-tubi. Liam Delap, yang kembali bermain setelah dua bulan absen, hampir mencetak gol ketika tembakan rendahnya hanya melebar tipis di sisi gawang. Garnacho juga nyaris menjadi pahlawan di masa tambahan waktu, namun penyelamatan gemilang dari Kochalski menggagalkan peluang emasnya dari jarak dekat.

Bagi Chelsea, hasil ini terasa seperti kekalahan terselubung. Dengan satu kekalahan dan dua hasil imbang di fase grup, tim asuhan Maresca kini harus menghadapi tekanan besar untuk memastikan posisi di delapan besar tanpa harus melalui babak play-off. “Dengan satu kekalahan di kompetisi ini, tim asuhan Enzo Maresca hanya memiliki sedikit ruang untuk melakukan kesalahan,” tulis ESPN, menegaskan situasi genting The Blues.

Sementara itu, bagi Qarabag, hasil imbang ini merupakan pencapaian besar. Tim juara Azerbaijan itu tampil jauh lebih berani dan terorganisasi dibanding pertemuan terakhir mereka dengan Chelsea delapan tahun lalu yang berakhir dengan kekalahan 0-4. “Qarabag yang ambisius tampak sebaliknya karena mereka berusaha mempertahankan awal yang kuat,” tulis ESPN, menyoroti performa impresif tuan rumah.

Hasil 2-2 di Baku menegaskan kembali tantangan yang dihadapi Chelsea di bawah Maresca, terutama dalam menjaga konsistensi performa dan efisiensi serangan. Perjalanan ke Azerbaijan sejauh 2.500 mil berakhir tanpa kemenangan, dan kini The Blues harus fokus pada laga berikutnya di Stamford Bridge jika ingin mengamankan tiket langsung ke babak 16 besar.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore