Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 Oktober 2025, 03.28 WIB

Vinicius Junior Tertekan, Xabi Alonso Hadapi Ujian Besar di Real Madrid!

Hubungan Alonso dan Vinicius Jr renggang pasca El Clasico. (ESPN) - Image

Hubungan Alonso dan Vinicius Jr renggang pasca El Clasico. (ESPN)

 

JawaPos.com - Hubungan antara pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, dan penyerang andalan Vinicius Junior dilaporkan tengah mengalami ketegangan setelah insiden pergantian pemain dalam laga El Clasico pada Minggu (26/10).

Menurut laporan ESPN, reaksi emosional Vinicius saat ditarik keluar dari lapangan menambah ketegangan yang sudah muncul sejak awal musim, ketika Alonso beberapa kali tidak memasukkannya ke dalam daftar pemain inti.

Dalam pertandingan di Santiago Bernabeu tersebut, Vinicius digantikan oleh Rodrygo pada menit ke-72 saat Madrid unggul 2-1 atas Barcelona. Momen itu menampilkan gestur ketidaksenangan sang penyerang Brasil, yang tampak mempertanyakan keputusan pelatih sebelum langsung berjalan menuju terowongan tanpa berinteraksi lebih lanjut dengan staf maupun rekan setimnya.

Sumber yang dikutip ESPN menyebut bahwa hubungan keduanya kini “tidak memburuk, tetapi telah rusak.” Artinya, belum ada konfrontasi terbuka, namun komunikasi antara pemain dan pelatih tidak lagi sebaik sebelumnya. Situasi ini muncul di tengah kabar bahwa pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak Vinicius, yang berlaku hingga 2027 sudah terhenti dalam beberapa bulan terakhir.

Reaksi tersebut menjadi sorotan karena bukan kali pertama Alonso mengambil keputusan yang memicu tanda tanya terkait posisi Vinicius di skuad utama. Sejak awal musim, penyerang berusia 25 tahun itu tercatat tiga kali tidak diturunkan sebagai starter, yakni dalam laga melawan Real Oviedo dan Getafe di La Liga, serta saat menghadapi Marseille di Liga Champions.

Meski demikian, secara statistik performa Vinicius masih tergolong produktif dengan torehan lima gol dan empat assist di La Liga sejauh ini. Namun, bagi sebagian pihak di lingkungan klub, rotasi dan keputusan Alonso terhadap pemain asal Brasil itu dianggap sebagai sinyal perubahan arah pendekatan tim, terutama dalam menata keseimbangan antara kedisiplinan taktik dan kebebasan ekspresi individu di lapangan.

Kemenangan 2-1 atas Barcelona membuat Real Madrid kini unggul lima poin di puncak klasemen La Liga, menambah tekanan bagi Alonso untuk menjaga stabilitas ruang ganti di tengah jadwal padat kompetisi domestik dan Eropa.

Situasi antara Alonso dan Vinicius bisa menjadi ujian awal bagi pelatih berusia 42 tahun itu dalam mengelola dinamika bintang di ruang ganti, sebuah aspek yang kerap menentukan panjang-pendeknya masa jabatan seorang pelatih di Bernabeu.

Meski belum ada pernyataan resmi dari klub maupun perwakilan pemain, insiden ini menunjukkan bagaimana tekanan kompetisi di level tertinggi kerap mempertemukan ego, ekspektasi, dan tuntutan profesionalisme dalam satu garis tipis.

Di Real Madrid, keseimbangan antara kedisiplinan dan kepercayaan personal terhadap pemain bintang kerap menjadi ujian terbesar, dan kali ini Alonso serta Vinicius berada tepat di tengah pusaran itu.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore