
Selebrasi Jay Idzes setelah persembahkan kemenangan untuk Sassuolo. (Instagram/@jayidzes)
JawaPos.com – Kapten timnas Indonesia, Jay Idzes akan menjadi tulang punggung Sassuolo berkesempatan memanfaatkan keadaan kurang meyakinkan AS Roma, pada Minggu (26/10), di Stadion Mapei.
Sebagai tim tamu, Giallorossi telah menderita dua kekalahan beruntun dalam sepekan terakhir, bertekad untuk membalasnya dengan meraih kemenangan tandang keempat berturut-turut saat akan mengancam titik kebangkitan Idzes, dkk.
Untuk sementara Roma berada diurutan keempat dengan 15 poin, sama dengan Napoli dan Inter Milan, memiliki peluang terbuka untuk mengkudeta puncak klasemen dari Milan, saat pemuncak klasemen terpeleset.
Namun, meski di atas angin, penampilan buruk anak asuhan Gasperini sulit untuk merealisasikan kesempatan untuk naik menjadi nomor satu. Oleh karena itu menjadi peluang I Neroverdi pimpinan Fabio Grosso untuk kembali merepotkan tim tamu.
Sassuolo mampu beranjak dari dasar klasemen menjadi penghuni nomor sembilan Serie A. Tim yang dihuni Jay Idzes ini telah mendapatkan 10 poin dari tiga kali menang, sekali imbang, dan menelan tiga kekalahan.
Pertarungan Sassuolo vs Roma ini bakal ditayangkan di platform streaming Vidio, pada Minggu (26/10), pukul 21:00 WIB. Berikut preview dan prediksinya.
Sassuolo
Sekali lagi, kapten timnas Indonesia, Jay Idzes bakal menjadi tumpuan sang pelatih, Grosso di lini belakang dan kali ini akan berduet dengan Filippo Romagna, saat Tarik Muharemovic mengalami cedera.
Sementara di lini penyerangan, Sassuolo tetap mengandalkan Pinamonti yang akan diapit oleh Lauriente dan Berardi di puncak formasi 4-3-3 yang familiar digunakan dalam kebangkitan tim promosi yang mulai naik ke papan tengah ini.
Edoardo Pieragnolo, Yeferson Paz, dan Daniel Boloca menyusul Muharemovic ke ruang perawatan untuk menjalani penyembuhan serta proses kebugaran cedera di awal musim tim dari Emilia-Romagna ini.
Prediksi starting line-up I Neroverdi (4-3-3): Arijanet Muric (kiper); Sebastian Walukiewicz, Jay Idzes, Filippo Romagna, Josh Doig (bek); Ismael Kone, Nemanja Matic, Aster Vranckx (gelandang); Domenico Berardi, Andrea Pinamonti, Armand Lauriente (striker)
AS Roma
Di kubu Roma, Gasperini tampaknya telah kehilangan kepercayaan pada para penyerang tengahnya, setelah memainkan Dybala yang bertubuh kecil sebagai false nine melawan Inter sebelum menarik keluar Artem Dovbyk pada pertandingan di Eropa.
Pelapis Dovbyk di bangku cadangan, Evan Ferguson, hingga kini belum menghasilkan satu gol pun di level klub selama setahun penuh, jadi masih harus dilihat bagaimana lini serang Roma nantinya.
Kekhawatiran lainnya adalah kebugaran gelandang tengah andalan, Manu Kone, yang tertatih-tatih keluar lapangan saat kekalahan dari Viktoria Plzen, ia mungkin harus menepi bersama bek sayap Spanyol Angelino di ruang perawatan.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
