
Pelatih Suriname Stanley Menzo. (Sumber voetbalprimeur)
JawaPos.com-Tim nasional Suriname selamat dari kekalahan di menit-menit akhir dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONCACAF.
Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Franklin Essed, skuad asuhan Stanley Menzo menahan imbang Guatemala 1-1 berkat gol Virgil Misidjan pada masa injury time. Hasil ini membuat Suriname tetap memimpin klasemen Grup A dengan lima poin dari tiga pertandingan.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Pelatih Stanley Menzo menurunkan starting XI dengan dominasi pemain-pemain yang berkarir di Eredivisie dan Serie A. Di antaranya Tjaronn Chery (NEC Nijmegen), Etienne Vaessen (FC Groningen), Shaquille Pinas (Al-Kholood), Stefano Denswil (Kayserispor), Ridgeciano Haps (Venezia FC), dan Sheraldo Becker (Osasuna).
Komposisi itu mencerminkan pendekatan taktis Menzo yang menekankan keseimbangan antara disiplin bertahan dan kecepatan transisi. Namun, momentum sempat berpihak pada Guatemala di pengujung laga.
Lima belas menit menjelang waktu normal berakhir, pemain pengganti Darwin Lom mencetak gol indah melalui tendangan voli setelah kesalahan Haps yang kehilangan bola di area pertahanan sendiri. Skor 0-1 membuat publik tuan rumah terdiam sejenak.
Suriname tidak menyerah. Di masa injury time, bahkan kiper Vaessen turut maju membantu serangan dari situasi sepak pojok.
Tekanan bertubi-tubi akhirnya berbuah hasil. Virgil Misidjan, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, melepaskan tembakan keras yang menembus jala Guatemala. Gol tersebut disambut sorakan meriah dari ribuan pendukung di Paramaribo.
Hasil imbang ini memastikan Suriname tetap berada di puncak klasemen Grup A dengan koleksi lima poin, sejajar dengan Panama di posisi kedua. El Salvador dan Guatemala membuntuti dengan tiga dan dua poin.
Suriname selanjutnya akan menjalani laga tandang penting melawan Panama pada Selasa (14/10) malam. Laga itu berpotensi menentukan arah perjalanan mereka di babak kualifikasi.
Meski hanya juara grup yang akan lolos langsung ke Piala Dunia 2026, tim peringkat kedua masih berpeluang melangkah melalui jalur play-off antarbenua. Dengan performa konsisten sejauh ini, Menzo menegaskan bahwa timnya akan tetap fokus pada setiap pertandingan yang tersisa.
Pertandingan kontra Panama nanti akan menjadi ujian nyata bagi determinasi tim berjuluk Natio itu. Hasil positif bisa menjaga peluang mereka tetap hidup menuju impian tampil di pentas dunia, sesuatu yang belum pernah dicapai Suriname sepanjang sejarah sepak bolanya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
