Jose Mourinho kembali ke Stamford Bridge bersama Benfica di Liga Champions (Dok. Chelsea)
JawaPos.com - Jose Mourinho siap menorehkan sejarah baru. Pelatih asal Portugal itu akan kembali ke Stamford Bridge bersama Benfica dalam laga UEFA Champions League. Ini menjadi kedatangan kedelapan Mourinho ke markas Chelsea sejak ia dipecat pada 2007. Pertandingan ini sekaligus membuka peluang bagi Mourinho untuk mengakhiri kutukan 15 tahun tanpa kemenangan di Stamford Bridge.
Mourinho sudah menjalani tiga laga bersama Benfica dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Namun, ujian terberat menanti saat menghadapi Chelsea yang meski sedang goyah, tetap menjadi lawan berbahaya di kompetisi Eropa.
Sejak meninggalkan Chelsea, Mourinho sudah tujuh kali kembali ke Stamford Bridge bersama Inter Milan, Manchester United, dan Tottenham Hotspur. Catatannya jauh dari kata manis. Satu-satunya kemenangan datang pada 2010 saat membawa Inter menyingkirkan Chelsea di babak 16 besar Liga Champions berkat gol Samuel Eto’o. Kemenangan itu bahkan mengantarkan Inter meraih treble winners bersejarah.
Setelahnya Mourinho justru sering pulang dengan luka. Bersama Manchester United, ia pernah dipermalukan 0-4 oleh Chelsea di Premier League 2016. Mourinho juga harus mendengar nyanyian pedas suporter tuan rumah yang melantunkan, “You’re not special anymore.”
Saat menukangi Tottenham, Mourinho kembali gagal bersinar di Stamford Bridge. Chelsea yang dilatih mantan anak asuhnya, Frank Lampard, mengalahkan Spurs dengan skor 2-1. Pada pertemuan berikutnya, Mourinho hanya mampu membawa pulang hasil imbang 0-0. Itulah terakhir kalinya Mourinho melangkah di Stamford Bridge sebelum dipecat Spurs pada April 2021.
Benfica bersama Mourinho tampil menjanjikan di awal musim. Mereka mengalahkan AVS 3-0, ditahan imbang Rio Ave 1-1, lalu bangkit dengan kemenangan 2-1 atas Gil Vicente. Kini Benfica berada di posisi ketiga Liga Portugal, hanya terpaut satu poin dari Porto dan Sporting CP.
Chelsea justru terpuruk. Dalam empat laga terakhir, mereka menelan tiga kekalahan, termasuk dibekuk Brighton 1-3 di Stamford Bridge. Kondisi ini menambah bumbu dramatis dalam kembalinya Mourinho. Jika ada momen paling tepat untuk mematahkan kutukan, maka inilah saatnya.
Laga Chelsea kontra Benfica di Stamford Bridge bukan sekadar pertandingan grup Liga Champions. Bagi Mourinho, ini adalah kesempatan membuktikan bahwa The Special One masih punya magis, dan menutup luka 15 tahun di markas klub yang membesarkan namanya. Semua mata akan tertuju pada sosok yang dulu dielu-elukan fans Chelsea itu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022