Alexander Isak kesulitan menembus pertahanan Crystal Palace pada debut starter Premier League bersama Liverpool. (@liverpoolfc)
JawaPos.com- Liverpool harus merasakan kekalahan pertama mereka musim ini setelah ditaklukkan Crystal Palace 1-2 di Selhurst Park, Sabtu (27/9) malam waktu setempat. Gol dramatis Eddie Nketiah di menit ke-99 memastikan tuan rumah meraih tiga poin penuh dan sekaligus mengguncang puncak klasemen Premier League.
Palace membuka skor lebih dulu lewat Ismaila Sarr pada menit ke-9. Berawal dari situasi sepak pojok, Sarr dengan sigap memanfaatkan kelengahan lini pertahanan The Reds untuk membawa timnya unggul.
Liverpool yang tampil di bawah tekanan sejak awal baru mampu bangkit di penghujung laga. Federico Chiesa sukses menyamakan kedudukan lewat sebuah sepakan voli keras di menit ke-87, yang sempat memunculkan harapan bagi pasukan Arne Slot untuk pulang dengan satu poin.
Namun, ketika laga tampak akan berakhir imbang, Nketiah muncul sebagai penyelamat Palace. Penyerang Inggris itu menuntaskan peluang di menit ke-99 untuk menutup laga dengan kemenangan dramatis 2-1 bagi tuan rumah.
Meski kalah, Liverpool masih berada di puncak klasemen sementara. Namun posisi mereka bisa terancam karena Arsenal berpeluang memangkas jarak menjadi hanya dua poin jika mampu mengalahkan Newcastle United pada Minggu (28/9).
Meski kalah, beberapa pemain Liverpool tetap tampil menonjol. Alisson Becker mendapat pujian berkat sederet penyelamatan krusial, terutama di babak pertama. Namun di lini belakang, Ibrahima Konate menjadi sorotan negatif karena tampil gugup dan sempat memberi peluang besar kepada Palace. Virgil van Dijk juga dinilai kurang tenang dibanding biasanya.
Di lini tengah, Ryan Gravenberch sempat memberi ancaman dengan sebuah tembakan yang membentur tiang, sementara Dominik Szoboszlai disebut sebagai pemain yang paling konsisten menjaga kualitas permainan. Alexis Mac Allister kurang berpengaruh sebelum akhirnya digantikan Curtis Jones.
Sementara di lini depan, Mohamed Salah gagal menunjukkan performa terbaik. Ia kerap kesulitan melewati lawan dan kontribusinya sangat minim. Alexander Isak, yang menjalani debut sebagai starter di Premier League, juga tampil mengecewakan sebelum ditarik keluar. Florian Wirtz sempat kesulitan, namun membaik ketika dipasang di posisi nomor 10.
Para pemain pengganti memberi warna baru. Cody Gakpo dan Jeremie Frimpong menambah variasi serangan, sementara Federico Chiesa menjadi penyelamat sesaat dengan gol indahnya. Sayangnya, itu tidak cukup untuk menghindarkan Liverpool dari kekalahan pahit di menit-menit akhir.
Kini, Arne Slot dan timnya harus segera bangkit jika ingin mempertahankan posisi di puncak klasemen. Kekalahan dramatis ini menjadi pengingat bahwa setiap kelengahan, sekecil apa pun, bisa berakibat fatal di kompetisi seketat Premier League.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022