Vinicius Jr (Instagram @realmadrid)
JawaPos.com - Vinicius Jr. kembali menjadi pusat perhatian dalam laga Real Madrid kontra Levante pada 23 September lalu.
Penyerang asal Brasil itu tampil brilian dengan mencetak gol pembuka lewat penyelesaian indah serta memberikan assist untuk gol kedua timnya. Namun, di balik penampilan impresifnya, muncul kontroversi terkait sikapnya di lapangan.
Kapten Levante, Unai Elgezabal, secara terbuka mengkritik Vinicius usai pertandingan. Dalam konferensi pers, ia menyebut bahwa ada momen di lapangan yang menurutnya melewati batas.
"Tidak ada seorang pun yang boleh tidak menghormati klub atau diri saya sendiri. Ada situasi yang tidak bisa saya terima, dan kali ini Vinicius sudah melampaui batas," ujar Elgezabal dengan nada tegas.
Menurutnya, rasa hormat harus dijaga, baik kepada lawan maupun kepada simbol klub yang dibela.
"Ketika seseorang tidak menghormati kami, suporter, serta lambang yang kami wakili, maka kami harus berkata cukup," tambah sang kapten.
Elgezabal menilai Vinicius memang punya talenta besar, tetapi perilakunya di lapangan kadang tidak pantas.
"Dia pemain dengan potensi luar biasa, tapi ada hal-hal tertentu yang menurut saya tidak tepat. Jadi saya tidak merasa perlu memberikan terlalu banyak pujian kepadanya," ungkapnya.
Insiden yang memicu kemarahan itu terjadi di babak pertama. Vinicius dan Elgezabal terlihat terlibat adu mulut, lalu Vini sempat menepuk wajah kapten Levante tersebut.
Meski bukan kontak keras, gestur itu dianggap provokatif dan menyinggung harga diri lawan. Elgezabal mengaku tidak mempermasalahkan jalannya pertandingan, tetapi sikap seperti itu baginya sulit diterima.
Vinicius sendiri sudah dikenal sebagai pemain yang kerap memancing emosi lawan. Gaya mainnya penuh trik, flick, dan gerakan cepat yang sering membuat bek lawan frustrasi.
Tak jarang ia dilanggar keras karena dianggap mempermalukan lawan dengan skill individunya. Pemain berusia 25 tahun itu juga terkenal vokal dalam bereaksi atas pelanggaran yang diterimanya, sehingga sering memicu ketegangan di lapangan.
Insiden kontra Levante kali ini pun tampaknya merupakan kelanjutan dari pola yang sama: aksi teknis Vinicius yang memukau sekaligus memancing kontroversi.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
