
Xabi Alonso. (Flashscore)
JawaPos.com – Real Madrid menatap Liga Champions dengan semangat baru di bawah asuhan pelatih Xabi Alonso.
Mantan gelandang Los Blancos itu dipercaya membangkitkan kembali dominasi Eropa setelah kegagalan musim lalu. Alonso menegaskan fokusnya pada konsistensi permainan dan keseimbangan taktik agar klub kembali berjaya.
Dilansir dari laman Flashscore pada Senin (15/9), Alonso menerapkan pendekatan fleksibel untuk menutup kelemahan pertahanan yang kerap terlihat pada era Carlo Ancelotti.
Kehadiran rekrutan anyar seperti Dean Huijsen, Trent Alexander-Arnold, dan Alvaro Carreras memperkuat lini belakang. Strategi rotasi juga disiapkan untuk menjaga kebugaran pemain sepanjang jadwal padat Liga Champions.
Serangan Real Madrid tetap mengandalkan kecepatan dan kreativitas para bintang seperti Kylian Mbappe dan Vinicius Junior.
Namun Alonso menekankan pentingnya disiplin kolektif ketimbang sekadar kekuatan individu. Ia ingin menyeimbangkan agresivitas lini depan dengan perlindungan pertahanan yang lebih rapi.
Dalam beberapa laga awal La Liga, Madrid sudah menunjukkan ketangguhan baru. Mereka mencatat dua clean sheet dan bahkan bertahan solid meski bermain dengan sepuluh pemain saat menghadapi Real Sociedad. Hasil tersebut menegaskan efektivitas pola bertahan yang diterapkan Alonso.
Rotasi pemain menjadi kunci utama dalam menghadapi format Liga Champions yang kini lebih panjang dengan delapan laga grup.
Alonso menilai semua pemain harus siap berkontribusi demi menjaga intensitas dan performa. Pendekatan ini diharapkan menghindari kelelahan sekaligus memaksimalkan potensi skuad yang dalam.
Kembalinya Jude Bellingham dari cedera bahu akan memberi tambahan opsi kreatif di lini tengah. Alonso menilai kehadiran Bellingham sangat penting untuk variasi serangan. Kombinasi pengaturan tempo dan visi permainan sang gelandang dipercaya dapat membuka pertahanan lawan di Eropa.
Dengan Mbappe yang sedang tajam dan pertahanan yang lebih solid, Madrid optimistis menghadapi persaingan klub elite benua biru.
Alonso membawa semangat kerja keras dan mental juara untuk menyaingi catatan sukses pendahulunya. Target utama jelas: mengembalikan Real Madrid ke singgasana Liga Champions. (*)

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
